Suara.com - Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto mengatakan bahwa Viking (Persib Bandung), The Jakmania (Persija Jakarta), dan Bonek (Persebaya Surabaya) tidak menentang pemerintah. Hal itu dikatakan Gatot setelah ketiga kelompok tersebut absen dalam acara jumpa suporter Indonesia.
Pada acara yang berlangsung di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (2/8/2017) dihadiri oleh 50 kelompok suporter. Namun tiga kelompok suporter terbesar di Indonesia yaitu Viking, The Jakmania dan Bonek tidak hadir.
Meski demikian, Gatot mengatakan bahwa Jakmania sudah menghubungi pihak Kemenpora untuk tidak hadir dalam acara tersebut. Oleh karena itu, Gatot memaklumi ketidakhadiran suporter Persija itu.
Sementara Viking atau Bobotoh juga sedang ada acara di Bandung. Mereka juga sedang menggelar islah suporter terkait rencana perdamaian antara Bobotoh dan Jakmania.
"Tidak apa-apa kami menghormati apa yang menjadi standing poin suporter Persija karena mereka juga sudah komunikasi dengan kami. Mereka memohon maaf tak bisa hadir, mungkin ada alasan lain yang tidak bisa dijelaskan," kata Gatot di Wisma Kemenpora, Kamis (2/8/2017).
Lebih lanjut, Gatot menginginkan ketiga suporter itu melakukan pertemuan di kemudian hari. Sebab, pertemuan itu perlu dilakukan agar bisa terjadinya perdamaian antar suporter.
PSSI juga telah mengambil tindakan. Dalam waktu dekat, mereka bakal mengundang perwakilan Jakmania dan juga Bobotoh untuk perdamaian.
"Poinnya mereka tidak menentang acara ini. Intinya mereka menghormati, kami intinya sangat mengerti. Semoga ke depan ada acara yang bisa melibatkan suporter Persija," tambah Gatot.
Berita Terkait
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Bobotoh dan Jakmania Wajib Baca! Marc Klok Kirim Pesan Tegas Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste
-
Kyohei Yoshino Ungkap Alasan Antusias Gabung Persija: The Jakmania Jadi Daya Tarik Besar
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
Haaland, Kisah Viking Harald Hardrada, dan Misi Norwegia Ukir Sejarah Baru
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Promo Belanja di Alfamidi Pakai Kartu BRI, Dapat Hadiah Langsung!
-
Waspada! 4.144 Lembar Uang Palsu Ditemukan di Sulsel, Ini Cara Mengenalinya
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik
-
WhatsApp Tiba-tiba Eror dan Muncul Tulisan 'Account in Review', Begini Cara Memulihkannya!
-
Terkuak di Sidang, Jaksa Sebut Pengisian Kuota Haji Tambahan Diatur Satu Pintu Lewat Bos Maktour
-
Bambang Harymurti Wanti-wanti RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Senjata Politik
-
The Traveling Cat Chronicles: Kisah Persahabatan Manusia dan Kucing yang Mengharukan
-
Sempat Tak Pasti, PSEL Akhirnya Dibangun di Jogja, 1.000 Ton Sampah Disulap Jadi Listrik Tiap Hari
-
Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Moge dan Sparepart