Suara.com - Tampilnya kembali pemain depan Son Heung-min bersama klubnya, Tottenham Hotspur di Liga Inggris, Minggu, membuka harapan bagi tim nasional Korea Selatan yang sedang memperjuangkan tempat pada putaran final Piala Dunia 2018.
Pemain asal Korsel itu mengalami patah tulang tangan kanan saat pertandingan internasional Juni lalu sehingga diperkirakan harus istirahat sekitar tiga bulan, yang berarti sulit untuk memperkuat tim negaranya dalam dua laga terakhir kualifikasi Piala Dunia melawan Iran 31 Agustus dan Uzbekistan lima hari kemudian.
Namun, dengan beranjaknya Son dari bangku cadangan ketika Spurs mengalahkan Newcastle United 2-0, pelatih timnas Korsel Shin Tae-yong berharap Son akan bisa fit untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia mendatang.
"Ia terlihat jauh lebih baik dari yang saya perkirakan, meski masih harus hati-hati saat benturan fisik," kata Shin seperti dikutip kantor berita Yonhap, Senin.
"Saya tidak menyangka ia akan ditampilkan untuk pertandingan itu. Jika ia ditampilkan pada beberapa pertandingan lalu, saya yakin ia makin bagus," katanya.
Korsel saat ini berada di urutan kedua Grup A Kualifikasi Piala Dunia zona Asia, tujuh poin di bawah pimpinan klasemen Iran yang sudah mengunci tempat di putaran final Rusia 2018.
Korsel hanya unggul satu poin di atas peringkat tiga Uzbekistan, yang berikutnya akan bertandang ke China.
Hanya dua tim teratas masing-masing grup yang lolos ke Rusia, sedangkan peringkat tiga grup A dan B akan kembali diadu, sebelum ditantang oleh salah satu tim dari zona Amerika Utara, Tengah dan Karibia.
Shin, yang menggantikan Uli Stielike sebagai pelatih timnas Korsel setelah kekalahan di Qatar Juni lalu, juga akan memanggi Ki Sung-yueng dalam timnya, meski pemain tengah Swansea City itu belum pasti pulih dari cedera lutut.
Shin mengatakan bahwa pengalaman Ki di dalam dan luar lapangan sangat berharga bagi tim, sehingga ia harus ikut meskipun belum fit. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat