Suara.com - Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mengizinkan tim Persiba menggunakan Stadion Batakan untuk menjamu PS TNI dalam pertandingan lanjutan Liga 1 pada 22 Agustus 2017.
"Persiba memang tidak punya pilihan lain lagi, selain main di Stadion Batakan, meskipun stadionnya belum selesai," kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi di Balikpapan, Selasa.
Stadion Batakan adalah stadion baru yang terletak lebih kurang 20 kilometer dari pusat kota di Klandasan. Stadion ini khusus sepak bola dan tidak memiliki jogging trek.
Stadion ini sudah diverifikasi PSSI dan secara umum sudah memenuhi syarat-syarat menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan sepak bola resmi.
Izin wali kota diperlukan, sebab Stadion Batakan masih dalam pengawasan dan pemeliharaan kontraktor. Hingga kini kontraktor juga masih bekerja di berbagai tempat di kawasan stadion.
"Sekarang kita berharap PSSI dan PT Liga Indonesia Baru selaku penyelenggara kompetisi juga mengizinkan Persiba main di Stadion Batakan," lanjut Rizal.
Rekomendasi tim verifikasi PSSI beberapa waktu lalu untuk ukuran diameter tiang gawang yang sebelumnya tidak memenuhi syarat, kini sudah sesuai aturan.
Begitu pula jalan masuk kawasan stadion dari Jalan Mulawarman, walaupun belum selesai seluruhnya sudah bisa berfungsi sebagai jalan akses.
"Untuk lahan parkir memang belum selesai. Tapi, di Stadion Parikesit juga tidak ada tempat parkir yang representatif, tetap bisa menggelar pertandingan resmi," katanya.
Di Stadion Parikesit yang menjadi kandang Persiba sebelumnya, penonton memarkir kendaraan mereka di halaman-halaman rumah pekerja Pertamina karena stadion sama sekali tidak punya halaman luar, apalagi halaman parkir.
Menurut Rizal, di Stadion Batakan jalan aksesnya lebar dan lapangan lebih kurang 200 meter sebelum stadion bisa dimanfaatkan sebagai tempat parkir.
Sebelumnya pada 10 Agustus lalu, Pertamina sudah meminta kembali kunci Stadion Parikesit, stadion yang menjadi markas Persiba dalam 40 tahun terakhir di Komplek Pertamina Karang Anyar.
Stadion Parikesit bersama sejumlah rumah di kawasan itu akan digusur dan di bekas lahannya akan dibangun bengkel kerja untuk pemeliharaan kilang minyak Balikpapan milik Pertamina. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan