Suara.com - Pelatih tim nasional Fiji Christophe Gamel mengaku tidak bisa memprediksi jalannya pertandingan melawan timnas Indonesiia. Namun demikian, dia berharap skuatnya mampu merepotkan timnas Indonesia dalam laga uji coba internasional ini.
Fiji akan menghadapi timnas senior Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, , Sabtu (2/9/2017). Christophe berharap timnas Fiji, yang banyak dihuni pemain muda, bisa menjaga kestabilan strategi sembari menciptakan masalah untuk tim tuan rumah Indonesia.
"Indonesia tampil dengan penguasaan permainan dan agresif merebut jika kehilangan bola. Saya ingin para pemain mengganggu permainan Indonesia itu," ujar Christophe seperti dikutip dari laman resmi Asosiasi Sepak Bola Fiji, Jakarta, Rabu.
"Saya tidak tahu berapa lama para pemain bisa mempertahankan gaya bermain, tidak pula bisa menebak apakah laga akan berjalan sulit atau tidak. Akan tetapi, saya ingin anak-anak menciptakan masalah untuk Indonesia yang memiliki tim berkualitas baik."
Selain memberikan pengalaman bagi pemain, Fiji juga memanfaatkan laga persahabatan lawan Indonesia sebagai salah satu persiapan target lolos ke Piala Dunia 2026. "Kami masih terus mengerjakan proyek Piala Dunia ini dan perjalanan ke Indonesia merupakan salah satu langkahnya," tutur Christophe.
Pertandingan Indonesia versus Fiji akan digelar pada Sabtu, 2 September 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, mulai pukul 16.00 WIB. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) 20 pemain tim nasional senior Indonesia untuk menjalani partai tersebut.
Laga kontra Fiji merupakan pertandingan persahabatan internasional ketiga Indonesia di tahun 2017 setelah sebelumnya melawan Myanmar dengan hasil takluk 1-3 dan menghadapi Puerto Rico yang berakhir imbang 0-0. (Antara)
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan