Suara.com - Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mengakui lini belakang timnya kurang solid sehingga menjadi penyebab kekalahan atas Barito Putera di Stadion 17 Mei, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (10/9/2017).
"Lini belakang tim kita kurang solid, inilah yang menjadi penyebab kekalahan. Bagaimana mau solid, pemainnya terus berganti (berotasi)," kata Hartono di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (11/9/2017).
Ia mengatakan setiap laga selalu terjadi penggantian pemain karena cedera dan akumulasi kartu.
Pada laga terakhir melawan Persib di Palembang, Senin (4/9/2017) pekan lalu, Sriwijaya FC memasang empat pemain yakni Yanto Basna, Marckho Sandy, Bobby Satria dan Ichsan Kurniawan. Hasilnya, tim kebobolan empat gol, dan hanya mampu mencetak satu gol hiburan pada masa injury time.
Pada pertandingan melawan Barito Putera tersebut Sriwijaya FC minus pemain andalan Yanto Basna sehingga empat pemain yang diturunkan Marco Meraudje, Dominggus Fakdawer, Achmad Faris, Indra Permana.
"Tentunya ada pengaruh tanpa Yanto Basna. Itulah mengapa center back tidak pernah solid," kata dia.
Meski dalam permasalahan tersebut, Hartono tak menampik bahwa Barito Putera berforma jauh lebih baik dari Sriwijaya FC.
"Anak-anak sudah bermain baik tapi tim lawan jauh lebih baik," ujar dia.
Sriwijaya FC hingga kini masih berkutat di klasemen papan bawah Go-Jek Traveloka Liga 1 di peringkat 12 dengan torehan 28 poin.
Laskar Wong Kito saat ini dihadapkan persoalan pelik di sektor belakang. Membaiknya kondisi pemain asal Kamerun Bio Paulin diharapkan dapat menjadi solusi atas terpuruknya prestasi tim, termasuk ketika merekrut M Robi pada putaran kedua. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027
-
Persija vs Persib, Rizky Ridho Sampai Geleng-geleng Main Kandang Harus Pakai Pesawat
-
Pep Guardiola Berharap Arsenal Tergelincir di Markas West Ham United
-
Respons Berkelas John Herdman Usai Timnas Indonesia Masuk Grup F