Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum bisa memastikan kapan laga tunda antara Borneo FC melawan Persib Bandung digelar. Sebab, PT LIB masih menunggu beberapa perkembangan terakhir yang menjadi penyebab ditundanya pertandingan tersebut.
Sebagaimana diketahui, Borneo FC mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin PSSI berupa larangan menggelar laga kandang sebanyak empat pertandingan. Sanksi tersebut diberikan lantaran adanya intervensi terhadap wasit dari Presiden Nabil Husein saat pertandingan antara Borneo FC vs Bali United.
COO PT LIB Tigor Shalomboboy mengatakan masih belum memutuskan jadwal pertandingan tunda antara Borneo vs Bandung. Sebab, Tigor masih menunggu hasil banding yang dilakukan oleh tim berjuluk Pesut Etam itu.
"Ada dua yang masih ditunggu yaitu keputusan Komisi Banding dan keputusan Borneo soal tempat dan waktu. Kami menghormati keputusan ini yang belum final," kata Tigor di kawasan Kuningan, Senin (18/9/2017).
Tigor mengatakan sudah mengantongi tanggal kemungkinan pertandingan itu bakal digelar. Namun, dia masih enggan membocorkannya kepada publik.
Sebab, PT LIB masih menunggu keputusan yang bakal dikeluarkan oleh Komisi Banding.
"Sebenarnya kami sudah memiliki draft jadwal pertandingan. Tapi itu bisa saja tidak berlaku andai ada keputusan lain dari Komisi Banding," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan