Suara.com - Performa gemilang ditunjukkan Bhayangkara FC di putaran kedua Liga 1. Tidak disangka, tim berjuluk The Guardian yang sempat mengalami kekalahan beruntun di putaran pertama, saat ini berhasil menempati posisi puncak klasemen sementara Liga 1.
Mengantongi 49 poin dari 24 laga, Bhayangkara saat ini bertengger di puncak klasemen. Hanya terpaut satu poin dari Bali United yang membayangi di posisi kedua.
Menanggapi keberhasilan timnya memuncaki klasemen sementara, pelatih Simon McMenemy mengaku tidak ada tekanan apapun terkait posisi timnya di klasemen saat ini. Simon beserta anak buahnya hanya fokus untuk terus mendulang kemenangan di setiap pertandingan.
"Sebenarnya tidak ada tekanan dari internal, kami hanya berkonsetrasi untuk satu pertandingan ke depan, tekanan datang seperti ini saat kami ditanya buat pelatih dan pemain, kami selalu fokus ke satu persatu laga ke depan," kata Simon dalam jumpa pers jelang pertandingan, Selasa (19/9/2017).
"Saya selalu bilang pada pemain untuk bekerja keras dan berjuang hingga pertandingan terakhir, sekarang tinggal beberapa pertandingan lagi dan mereka pemain punya kesempatan untuk bikin sejarah. Saya bilang untuk dapat hasil, harus berjuang sendiri dan semakin kesini mental mereka semakin bagus seperti lawan Persipura dan Semen Padang kami sudah membuktikannya," jelasnya.
Di awal musim, Bhayangkara FC hanya menargetkan posisi lima besar klasemen Liga 1. Kini Evan Dimas dan kawan-kawan berpeluang menjadi juara.
Menanggapi kondisi tersebut, Simon sedikit khawatir jika target yang dibebankan berubah. Menurutnya, hal itu bisa mempengaruhi mental para pemain dalam pertandingan.
"Target dari klub itu sebenarnya lima besar, dan target saya pribadi itu tiga besar. Biar orang tau bagaimana bagusnya Bhayangkara bermain. Tetapi dengan kondisi seperti ini jika targetnya diubah ke juara maka akan menjadi beban buat pemain jadi kami tetap sesuai target awal yakni lima besar karena Bhayangkara bukan tim besar," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR
-
Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Sindir Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Usai Lebaran 2026, Nonton Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
-
John Herdman Bersih-Bersih! 17 Pemain Dicoret dari Timnas Indonesia
-
Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Paspor Pemain Keturunan Indonesia di Eredivisie Jadi Skandal, Status Maarten Paes Disorot
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Musim Ini Telah Berakhir Buat Matthijs de Ligt?
-
Bintang Persib Tercoret, Ini Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026