Suara.com - Kondisi Gunung Agung yang saat ini dalam status awas tidak memberikan dampak besar bagi skuat Bali United. Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro mengatakan timnya tetap melakukan latihan seperti biasa.
Gunung Agung saat ini memang tengah menunjukkan aktivitasnya. Bahkan, ada tanda-tanda bahwa gunung tersebut akan erupsi.
Widodo mengatakan bahwa aktivitas Gunung Agung tidak mempengaruhi Bali United. Mantan pelatih Persija Jakarta itu berharap tidak ada kejadian yang bisa mempengaruhi timnya tersebut.
"Untuk sementara ini kita tidak terpengaruh apa-apa dan memang mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa. Kami berdoa saja, latihan seperti biasa," kata Widodo saat dihubungi wartawan, Rabu (27/9/2017).
Bali United juga telah menunjukkan simpati kepada para pengungsi usai laga melawan Perseru Serui beberapa waktu lalu. Irfan Bachdim dan kawan-kawan melakukan doa bersama usia laga tersebut.
Tidak hanya itu, Bali United juga berencana bakal melakukan aksi nyata kepada para pengungsi. Rencananya aksi tersebut akan dilakukan usai tim berjuluk Serdadu Tridatu itu melakukan laga tandang melawan Bhayangkara FC, Jumat (29/9/2017).
"Rencananya memang ada. Mungkin akan kami lakukan setelah lawan Bhayangkara, untuk lebih jelasnya tanyakan kepada manajemen," jelasnya.
Berita Terkait
-
Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan
-
Persib Tambah Koleksi Trofi Usai Pecundangi Bali United Igor Tolic Belum Puas
-
Jay Herdman Lengkapi Jatah Pemain Asing Bali United, Rekrutan Tergokil?
-
Sesaat Lagi Kick Off! Link Live Streaming Persib vs Bali United Malam Ini, Maung Bandung Juara?
-
Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Intip Rahasia Skin Booster DNA Salmon yang Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Kulit Glowing Tanpa Iritasi
-
Laba BSI Tumbuh 11,8 Persen
-
Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora
-
Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS
-
Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan
-
DPR Tantang Nyali Menteri Haji, Minta Negosiasi Langsung ke Saudi soal Dana DP Haji Rp66 Miliar
-
Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?
-
Danantara Pastikan PT PP Akan Dimerger
-
Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas
-
Segera Daftar! Ini Syarat dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa Unggulan 2026