Pelatih PS TNI Rudy Eka Priyambada. [suara.com/ Adie Prasetyo]
PS TNI harus menerima kekalahan telak dari Persija Jakarta dalam laga lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (30/9/2017). Dalam laga tersebut The Army julukan PS TNI kalah dengan skor 1-4 dari Macan Kemayoran.
Pelatih PS TNI Rudy Eka Priyambada mengaku absennya tiga pemain asing jadi alasan kekalahan timnya. Menurutnya, tiga pemain tersebut merupakan kunci dari pola permainan PS TNI
Tiga pemain itu adalah Hong Soon Hak, Redouane Zerzouri, dan Elio Martins. Ketiga pemain asing tersebut absen karena cedera dan akumulasi kartu.
"Sangat kecewa dengan hasil. Terutama gol tidak penting yang gol kedua berbau offside atau tidak. Setelah itu, saya akan perbaiki tim. Saya harus memanfaatkan sisa pemain yang ada untuk Liga 1," kata Rudy dalam jumpa pers usai pertandingan.
"Absennya tiga pemain asing ibarat perahu lagi bolong yang saya harapkan nutup pemain lokal yang kurang. Pemain berpengalaman hanya lima orang di sini. Tapi saya apresiasi seluruh pemain. Kedua kesalahan-kesalahan sedikit akan diperbaiki untuk pertandingan selanjutnya," tambahnya.
Sementara itu, pemain PS TNI Kasim Slamat mengatakan wasit asal Iran Alireza Faghani yang memimpin pertandingan menjadi salah satu penyebabnya. Menurutnya ada beberapa keputusan wasit yang dianggapnya tidak jelas.
Suara.com - "Yang jelas cuma kesalahan yang buat kami kalah, mungkin wasit tidak jelas juga. Mungkin ke depan pilih wasit yang tegas saja," pungkasnya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123