Suara.com - Sejumlah pemain Bali United beserta pelatih dari tim sepak bola asal Pulau Dewata mengunjungi Posko GOR Swecapura, Kabupaten Klungkung, Bali, untuk memberikan bantuan logistik dan menyemangati para pengungsi.
"Keluarga besar Bali United ingin memberikan dukungan moril kepada para pengungsi Gunung Agung agar tabah menjalani musibah ini," kata Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putra di GOR Swecapura, Klungkung, Senin (2/10/2017).
Menurut Widodo, dengan memberikan dukungan moril kepada para pengungsi Gunung Agung akan dapat membuat anak-anak dan pengungsi tidak merasa bosan berada di posko pengungsian, karena harus meninggalkan rumah dan meninggalkan aktivitas rutin saat berada di kediaman masing-masing.
Mantan pelatih Sriwijaya FC ini tidak datang sendirian, namun didampingi sejumlah pemain Bali United, diantaranya Van De Velden, Ahn Byung Keon, Markos Flores, Sukadana, Hamdi, Alfonsus Kelvan, Stevenn Imbiri, Kadek Wardana dan Sukarja.
Kehadiran punggawa Bali United ke posko pengungsian itu, disambut canda tawa anak-anak pengungsian karena mereka (anak-anak pengungsian) diajak bermain sepak bola di lapangan GOR Swecapura selama 30 menit.
"Kami ingin melihat anak-anak pengungsian disini tidak sedih dan tetap gembira, meski mereka berada di pengungsian," ujarnya.
Para pemain Bali United tersebut juga tidak segan berfoto bersama dengan anak-anak pengungsi dan para pengungsi dewasa lainnya.
Seluruh manajemen Bali United yang hadir ke posko pengungsian tersebut juga memberikan bantuan logistik berupa perlengkapan bayi seperti popok dan susu, maupun kebutuhan pokok lainnya seperti air mineral, beras dan mi instan.
"Kami beserta keluarga besar Bali United mendoakan supaya bencana ini segera usai dan tidak ada lagi bencana-bencana yang menimbulkan korban akibat Gunung Agung ini," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia