Suara.com - Pelatih Luis Milla menginginkan tim nasional Indonesia untuk memenuhi harapan para pendukungnya pada laga persahabatan melawan tim nasional Kamboja di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (4/10/2017) malam.
"Saya sudah mengupayakan yang terbaik bagi tim, semoga pertandingan besok berjalan sesuai harapan pendukung timnas Indonesia," kata Luis Milla di Bekasi, Selasa (3/10/2017).
"Saya senang sekali, karena saya telah mengumpulkan pemain terbaik Indonesia. Pemain ini dipilih berdasarkan kualitas, sikap, koordinasi, tipe bermain dan standarisasi lainnya," lanjut pelatih asal Spanyol itu.
Menurut Milla, skuad Garuda dipilih atas pemantauan langsung dirinya dalam rangkaian kompetisi yang berlangsung di Indonesia.
"Tugas saya adalah memilih pemain, mengikuti dan melihat penampilan mereka dalam setiap kompetisi. Banyak pemain bagus di Indonesia, tapi tidak mungkin semua yang terbaik kita panggil," ujarnya.
Dikatakan Milla, timnas merupakan level tertinggi klub sepak bola di Indonesia yang setiap penampilan diawasinya secara langsung. "Di Timnas ini kita awasi lebih dekat, ada level yang cukup tinggi bagi mereka yang datang ke agenda pelatihan tingkat nasional."
Milla juga mengaku siap menanggung resiko atas susunan tim yang telah dikumpulkannya itu. "Konsekuensi saya yang tanggung," katanya.
Terkait penilaiannya terhadap tim lawan, Milla menganggap sosok Leonardo Vitorino sebagai pelatih Kamboja yang memiliki tipe permainan atraktif.
"Besok adalah pertandingan level tinggi. Saya kenal baik pelatih Kamboja, ada permainan atraktif yang biasa dia terapkan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Detik-detik Bulgaria Porak-porandakan Gawang Timnas Indonesia di GBK, Semoga Sejarah Tak Terulang
-
Bukan Jay Idzes, Pemain Keturunan Indonesia Selangkah Lagi Gabung AC Milan
-
Kilas Balik Pertemuan Indonesia dengan para Rival di FIFA Series, Pernah Punya Kenangan Manis?
-
Menanti 'Identitas Visual' Timnas Indonesia dalam Jersey Terbaru Besok
-
Menanti Tuah John Herdman di FIFA Series 2026: Debut Manis Bersama Kanada Jadi Barometer
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
AS Roma Kalahkan Stuttgart 2-0, Niccolo Pisilli Jadi Pahlawan Kemenangan
-
Menang 1-0 atas Fenerbahce, Aston Villa Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa
-
Jadwal BRI Super League Pekan ke-18: Persib Bandung vs PSBS, Persija Jakarta vs Madura United
-
Cerita Legenda Liverpool Jatuh Miskin, Investasi Kopi Berujung Utang Rp30 Miliar
-
Persija Belum Tentu Mainkan Dua Pemain Asing Baru? Ini Kata Mauricio Souza
-
Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan
-
Ribuan Fans Manchester United Siap Turun ke Jalan, Tuntut Sir Jim Ratcliffe Angkat Kaki
-
Marcel Desailly Peringatkan Chelsea, Cole Palmer Bisa Hengkang Jika Ambisi Tak Sejalan
-
Eks Bomber Chelsea Diego Costa Sindir Antonio Conte, Puji Setinggi Langit Jose Mourinho
-
Statistik Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein Pemain Keturunan Indonesia