Suara.com - Tim nasional U-19 Indonesia akan melakoni laga Kualifikasi Piala Asia U-19 pada 31 Oktober hingga 8 November 2017 di Korea Selatan.
Pertandingan yang dilakukan di negara dengan suhu udara yang cukup dingin tersebut, membuat Timnas U-19 melakukan persiapan khusus.
Salah satu persiapan yang dilakukan oleh tim Garuda Nusantara yaitu latihan adaptasi suhu di Lembang, Jawa Barat. Pemusatan tersebut sudab dilakukan oleh Timnas U-19 sejak Senin (23/10/2017).
Pelatih tim nasional U-19 Indra Sjafri mengatakan, timnya banyak melakukan variasi latihan selama pemusatan di Lembang. Namun, yang paling utama adalah masalah cuaca mengingat di Korea cukup dingin.
"Selama di Lembang kami melakukan banyak variasi latihan. Seperti taktikal dan latihan game untuk berbagai macam situasi-situasi nanti saat pertandingan berlangsung. Kami juga ada latihan siang hari sebagai proses adaptasi main di sana, karena kita ada main siang," kata Indra Sjafri dalam rilis yang diterima Suara.com, sabtu (28/10/2017).
Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan bakal bertolak ke Korea pada Jumat (28/10/2017) malam. Indra mengakui telah membawa perbekalan untuk mengantisipasi cuaca dingin yang ada di Korea Selatan.
"Peralatan untuk perbedaan cuaca telah kami bawa seperti jaket tebal dan sarung tangan. Kami akan bekerja keras dan berusaha dengan maksimal agar bisa meraih hasil baik di sana," ungkapnya.
Bagi Timnas U-19, laga kualifikasi Piala Asia hanyalah formalitas. Pasalnya, Indonesia sudah dipastikan lolos ke putaran final karena status sebagai tuan rumah.
Baca Juga: Aji Santoso Beri Sinyal Bertahan di Persela Lamongan
Pada kualifikasi tersebut, Indonesia akan melawan tuan rumah Korea Selatan, Timor Leste, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Berita Terkait
-
Egy Maulana Vikri dkk Siap Tempur di Kualifikasi Piala Asia
-
Dikalahkan Bhayangkara, Aji Salahkan Absennya Pemain Timnas Ini
-
Main di Liga Jerman, Egy Harus Tunggu hingga Usia 18 Tahun
-
Banjir Tawaran, Egy Maulana Vikri Diminati Klub Liga Jerman
-
Hadapi Kualifikasi, Indra Klaim Telah Kantongi Kekuatan Lawan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh