Suara.com - Manajemen Madura United FC akhirnya mencabut laporan aksi tindak pidana kriminal provokasi melalui jejaring sosial facebook yang dilakukan oknum warga Pamekasan bernama Badri.
"Laporan kami cabut karena pemilik akun facebook meminta maaf secara terbuka dan mengakui kesalahannya," kata Manajer Madura United FC Haruna Soemitro dalam keterangannya yang diterima Antara di Pamekasan, Jatim, Rabu (8/11/2017).
Badri merupakan warga Pamekasan. Sebelumnya ia dilaporkan pihak manajemen dan suporter Madura United karena telah memosting kabar dan gambar bohong tentang pertandingan antara Madura United FC melawan Barito Putra FC di Stadion Gelora Bangkalan.
Dalam postingan akun facebook miliknya itu, Badri mengabarkan, bahwa supoerter Madura United telah membakar mobil yang dikendarai tim Barito Putra.
Badri dalam postingan akun pribadi itu menjelaskan, pembakaran mobil tim Barito Putra itu dilakukan oleh suporter Madura United yakni Kaconk Mania.
Ia juga meyakinkan teman-temannya melalui komentar di beranda facebook miliknya, bahwa kasus itu, memang terjadi, dan telah diunggah di sejumlah jejaring sosial Youtube.
Padahal, kabar yang diposting itu Badri itu tidak terjadi, bahkan sejak adanya kabar dari akun milik pribadi Badri itu, suporter Madura United yang mengatas namakan diri Madura bersatu mengawal tim Barito Putra hingga ke lokasi penginapan mereka seusai pertandingan.
Manajer Madura United FC Haruna Soemitro mengaku, pihaknya melaporkan kabar bohong itu, karena berpotensi memicu konflik antara suporter Madura United dengan tim Barito Putra.
"Jika tidak dilakukan langkah hukum, jelas akan berdampak luas postingan seperti itu," ujar Haruna.
Namun, beberapa jam setelah ada pemberitaan terkait laporan pihak manajemen, Badri akhirnya meminta maaf.
Selain melalui akun facebook miliknya, Badri juga meminta maaf melalui media, yakni dengan dialog secara live di Radio Karimata Pamekasan.
Ia mengaku, dirinya memosting kabar bohong itu, tanpa memikirkan dampak yang berpotensi ditimbulkan.
"Saya benar-benar minta maaf atas tindakan yang saya lakukan," ujarnya.
Sementara itu, Presiden Klub Madura United Achsanul Qosasi menyambut baik niat baik Badri meminta maaf dan mengakui kesalahannya itu.
"Selagi bisa lebih baik rangkullah, jika khilaf ingatkanlah," ujar Achsanul. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan