- Thomas Partey didakwa dua tuduhan pemerkosaan tambahan oleh CPS Inggris pada Kamis, 12 Februari 2026.
- Dakwaan baru ini terkait dugaan insiden tahun 2020 dengan perempuan berbeda, menambah dakwaan sebelumnya.
- Partey akan menjalani sidang awal atas dakwaan baru pada 13 Maret 2026 di Westminster Magistrates' Court.
Suara.com - Mantan pemain Arsenal, Thomas Partey, kembali menghadapi jerat hukum setelah didakwa dua tuduhan pemerkosaan tambahan oleh otoritas Inggris.
Tuduhan baru ini menambah daftar dakwaan serius yang sebelumnya sudah menjerat gelandang asal Ghana tersebut.
Pengumuman resmi disampaikan oleh Crown Prosecution Service (CPS) pada Kamis (12/2/2026) waktu setempat.
Sebelumnya, Partey telah lebih dulu didakwa atas lima tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan pelecehan seksual yang melibatkan tiga perempuan. Ia sudah muncul di pengadilan dan membantah seluruh dakwaan tersebut.
Kini, CPS menyatakan bahwa dua dakwaan tambahan tersebut berkaitan dengan laporan terpisah mengenai dugaan tindak pidana yang terjadi pada 2020 dan melibatkan satu perempuan lainnya.
Menurut CPS, laporan terbaru itu pertama kali diterima pada Agustus 2025 dan ditindaklanjuti melalui penyelidikan baru oleh Kepolisian Metropolitan London.
“Mr Partey sudah didakwa atas lima tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan pelecehan seksual terkait dugaan insiden antara 2021 dan 2022,” ujar juru bicara CPS dilansir dari Dailymail.
“Dakwaan baru ini berkaitan dengan laporan terpisah mengenai dugaan pelanggaran pada 2020 yang melibatkan satu perempuan tambahan dan merupakan hasil penyelidikan baru oleh Kepolisian Metropolitan.”
Thomas Partey dijadwalkan menjalani sidang awal atas dakwaan terbaru tersebut di Westminster Magistrates’ Court pada 13 Maret 2026.
Baca Juga: Gary Neville Sebut Arsenal dan Chelsea Salah Langkah! Gagal Rekrut Bintang Rp1,3 Triliun
Sementara itu, persidangan atas dakwaan sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Partey, 32 tahun, sebelumnya disebut melakukan dugaan tindak pidana pada periode 2021 hingga 2022, saat masih menjadi pemain reguler Arsenal.
Ia resmi meninggalkan klub London Utara tersebut pada Juni lalu setelah kontraknya berakhir.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Gary Neville Sebut Arsenal dan Chelsea Salah Langkah! Gagal Rekrut Bintang Rp1,3 Triliun
-
Legenda Arsenal Sebut Gianluigi Donnarumma Kiper Lebay dan Norak, Kenapa?
-
Manchester City Bantai Fulham 3-0, Tempel Ketat Arsenal di Klasemen
-
Jangan Kelamaan AC Milan, Christian Pulisic sedang Diintai Duo Raksasa Inggris
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Tak Anggap Remeh, Bintang Bulgaria Puji Timnas Indonesia: Jelas Lebih Berkelas
-
Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis