Suara.com - El Clasico jilid satu musim 2017/18, akan tersaji di akhir pekan ini. Real Madrid akan menjamu rival abadinya Barcelona di Santiago Bernabeu 23 Desember mendatang.
Pertemuan antara Barcelona dengan Real Madrid memang menjadi salah satu laga yang paling dinanti-nanti para pecinta sepak bola dunia. Mengingat rivalitas keduanya, baik di ajang domestik maupun Eropa.
Menanggapi pertandingan akhir pekan ini, kapten el Real Sergio Ramos menekankan pentingnya kemenangan atas rival abadinya tersebut.
"Ini akan menjadi pertandingan yang seru. Tidak ada kata yang pas untuk menggambarkan Clasico," kata Ramos.
"Pertandingan ini (melawan Barcelona) berbeda. Pertandingan terpenting di dunia," sambungnya.
"Kami wajib untuk menang, melebihi pertandingan-pertandingan sebelumnya, untuk bisa bersaing mempertahankan gelar La Liga," tambahnya.
Keberhasilan Madrid meraih gelar juara Piala Dunia Antarklub pekan lalu bakal menjadi modal penting bagi anak-anak asuh Zinedine Zidane. Di pertandingan nanti, para penggawa Los Blancos dipastikan motivasi dan semangat tinggi. Apalagi menghadapi rivalnya tersebut di depan publik Bernabeu.
"Kami penuh percaya diri setelah memenangkan Piala Dunia Antarklub. Keberhasilan yang pastinya memacu psikologi kami," ujar Ramos.
"Kami siap untuk bermain dan berusaha lebih keras. Jadi kami harap mampu mengamankan tiga poin. Poin yang kami butuhkan untuk memangkas jarak dari mereka (Barcelona)," tambahnya.
Barcelona saat ini masih kokoh di puncak klasemen sementara La Liga. Mengantongi 42 poin dari 16 pertandingan, Barca unggul delapan poin dari Atletico Madrid yang berada di tempat kedua dan unggul 11 poin dari Real Madrid yang ada di posisi empat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia
-
Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu
-
Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen
-
Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan
-
Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan