Suara.com - Menyusul reformasi yang terjadi di tubuh PSSI pada 2016 lalu, tahun 2017 digadang-gadang bakal menjadi awal kebangkitan sepak bola Indonesia. Terpilihnya Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI diyakini bisa membangkitkan sepak bola Indonesia, baik di kancah domestik maupun Asia.
Sejak masuknya tahun 2017, perubahan pun terjadi. Tim nasional Indonesia U-16, U-19 dan U-22 dibentuk serius dengan menunjuk pelatih-pelatih berpengalaman sebagai arsitek.
Sedangkan di kancah domestik, Liga 1 dan Liga 2 boleh dikatakan sukses bergulir. Dengan sejumlah aturan, termasuk kriteria marquee player, membuat sepak bola negeri ini semakin hidup dan mengundang animo luas dari masyarakat.
Akan tetapi, reformasi yang tengah berjalan tidak lepas dari masalah. Sejumlah masalah pun bermunculan, dan salah satunya soal suporter.
Seperti diketahui, di sepanjang tahun 2017 bentrok suporter di Indonesia masih marak terjadi. Bukan hanya menimbulkan kerugian materi, tapi juga korban jiwa.
Tercatat, sembilan orang meregang nyawa ditengah-tengah awal reformasi sepak bola Indonesia. Berikut daftar korban tewas yang menjadi rapor merah PSSI di sepanjang tahun 2017.
1. Ferdian Fikri, (Viola, suporter Persita)- 26 Maret 2017
Ferdian, pemuda 15 tahun asal Tangerang, menjadi suporter sepak bola pertama yang meregang nyawa di tahun 2017. Ferdian tewas akibat tikaman benda tajam yang menghujam dada dan pergelangan tangan.
Ferdian, yang merupakan suporter Persita Tangerang, meninggal dunia dalam bentrok suporter usai tim kesayangannya menghadapi Sukadiri di lapangan Sukadiri Mauk.
Bentrokan terjadi saat rombongan pemuda berjumlah kurang lebih 50 orang, yang memenuhi tiga unit kendaraan angkutan umum R10, dihadang massa di sekitar jalan KH Hasyim Azhari. Bentrok pun tak terelakan dan berujung dengan tewasnya Ferdian.
2. Agus Sulistyo, (Brajamusti, Suporter PSIM)- 18 Mei 2017
Nasib nahas dialami Agus Sulistyo, suporter PSIM Brajamusti Yogyakarta. Menyaksikan tim kesayangannya berlaga menghadapi Persebaya Surabaya, pemuda ini justru meregang nyawa.
Agus meninggal setelah terjatuh dari ketinggian sekira lima meter, saat memberikan dukungan bagi PSIM di Stadion Sultan Agung, Bantul. Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa Agus tidak tertolong.
Hingga saat ini belum jelas penyebab jatuhnya korban.
3. Agen Astrava (The Jakmania, Suporter Persija)- 21 Mei 2017
Pemuda bernama Agen Astrava, menjadi The Jakmania pertama yang tewas di tahun 2017. Astrava meregang nyawa setelah dikeroyok sejumlah oknum suporter yang tidak teridentifikasi di daerah Bulak Kapal, Bekasi.
Astrava meninggal dunia usai menyaksikan laga antara Persija Jakarta kontra Bali United di Stadion Patriot, Bekasi, pada 21 Mei 2017.
4. Ardi Prasetyo, 18 (Suporter PPSM)- 12 Juni 2017
Septian Ardi Prasetyo, warga Dusun Karangdalem, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, meninggal dunia setelah terjatuh dari atas tribun penonton di Stadion Mich Soebroto, Kota Magelang, Jawa Tengah.
Ardi terjatuh saat mendukung tim kesayangannya, PPSM Magelang, menghadapi PSIM Yogyakarta dalam sebuah laga persahabatan. Diduga korban terjatuh dari ketinggian sekitar delapan meter karena hilang keseimbangan.
5. M. Nur Ananda, (Warga)- 23 Juli 2017
Nasib tragis dialami Muhammad Nur Ananda, seorang pemuda asal Dusun Harjosari, Desa Madyocondro, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Pemuda 21 tahun itu tewas setelah mengalami penganiayaan hebat dan penusukan oleh oknum yang diduga merupakan suporter salah satu klub sepak bola.
Nanda tertusuk senjata tajam dari belakang hingga menembus ke depan di Jalan Temanggung-Magelang, Desa Bengkal, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung saat berangkat bekerja di sebuah perusahaan distributor cabai dan sayur-sayuran, dengan tugas mengepaki, sekaligus mengirimnya ke beberapa daerah di Jawa Tengah dan DIY.
Nanda meregang nyawa ketika istrinya, Lasmini, tengah hamil tujuh bulan. Menurut keluarga, Nanda yang tidak pernah mendukung klub sepak bola tertentu, bekerja di daerah temanggung untuk mempersiapkan biaya persalinan istrinya.
6. Ricko Andrean (Bobotoh, Suporter Persib)- 27 Juli 2017
Ricko Andrean Maulana merupakan korban salah sasaran. Korban yang merupakan pendukung Persib Bandung, tewas setelah dikeroyok rekan-rekannya sendiri sesama Bobotoh, sebutan bagi pendukung Persib.
Ricko meninggal saat menyaksikan laga sarat gengsi antara Maung Bandung kontra rival abadinya, Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, GBLA.
Ricko yang saat itu sedang makan, melihat The Jakmania, sebutan pendukung Persija, dipukuli. Korban mencoba melerai justru menjadi sasaran.
Ricko sempat mendapat perawatan di RS Santo Yusuf Bandung selama lima hari. Namun nyawanya tidak tertolong.
7. Catur Yuliantono (Suporter Timnas Indonesia)- 2 September 2017
Nasib tragis dialami Catur Yuliantono. Datang ke Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat untuk memberikan dukungan pada timnas Indonesia saat menghadapi Fiji di laga persahabatan, Catur meninggal dunia.
Catur meninggal dunia setelah terkena ledakan petasan usai pertandingan. Petasan yang menghantam Catur dilepaskan oleh suporter lain yang berada di tribun selatan.
Petasan dengan cepat menuju ke tribun timur, tempat korban berada.
8. Banu Rusman (Viola, Suporter Persita)- 12 Oktober 2017
Setelah Ferdian Fikri tewas pada akhir Maret, seorang suporter Persita Tangerang kembali meregang nyawa. Banu Rusman meninggal dunia akibat bentrok antarsuporter yang terjadi di Stadion Mini, Cibinong, usai laga Persita Tangerang vs PSMS Medan.
Kericuhan bermula ketika suporter Persita masuk ke area lapangan hijau lantaran protes kepada manajemen. Situasi makin memanas ketika ada lemparan batu dari arah bangku penonton. Tak terima, suporter PSMS yang didominasi anggota TNI melakukan serangan balik ke suporter Persita.
Akibat bentrok tersebut, Banu mengalami pendarahan di otak. Diduga akibat menerima pukulan benda tumpul.
Banu sempat dilarikan ke rumah sakit di Cibinong, kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) di daerah Cawang. Namun nyawanya tidak tertolong.
9. Rizal Yanwar Saputra (The Jakmania, Suporter Persija)- 12 November 2017
Rizal Yanwar Saputra, menjadi pendukung Persija Jakarta kedua yang meregang nyawa tahun ini. Rizal meninggal dunia usai menyaksikan tim kesayangannya bermain melawan Bhayangkara FC.
Anggota The Jakmania dari Cikarang itu dikeroyok sekelompok orang hingga meninggal dunia.
Laga antara Bhayangkara versus Persija pada pekan ke-34 kompetisi Liga 1 itu digelar di Stadion Patriot, Bekasi. Dalam perjalanan pulang, almarhum Rizal yang saat itu dibonceng oleh temannya menaiki sepeda motor mendapat serangan dari sekelompok orang yang diduga suporter tim lain.
Akibat serangan tersebut, Rizal mendapat luka parah di bagian kepala hingga menyebabkan nyawanya melayang.
Berita Terkait
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Tragedi Piala Dunia 2026: Satu Nyawa Melayang Usai Bentrok Suporter di Guadalajara
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Prediksi Skor Panama vs Kroasia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana