Suara.com - Stoke City telah memecat manajer Mark Hughes setelah menangani klub itu selama empat setengah tahun, kata klub Liga Inggris itu pada Minggu (7/1/2018).
Keputusan ini hadir hanya beberapa jam setelah kekalahan mengejutkan 1-2 dari Coventry City, yang berada tiga liga di bawah mereka, di putaran ketiga Piala FA.
"Kami ingin berterima kasih kepada Mark untuk semua yang telah ia capai bagi klub selama empat setengah tahun terakhir, khususnya membimbing kami kepada finis di peringkat kesembilan di Liga Inggris tiga kali secara beruntun, dan kami mendoakan kesuksesan bagi masa depan dia," demikian pernyataan Stoke.
"Klub akan sesegera mungkin berupaya menunjuk manajer baru dan tidak akan mengeluarkan komentar lebih lanjut untuk saat ini." Mempertahankan Stoke tetap di paruh atas klasemen untuk tiga musim secara beruntun diikuti penurunan ke peringkat ke-13 pada musim lalu dan bursa transfer yang tidak sukses, di mana para pemain baru hanya memberikan sedikit impresi.
Musim ini mereka terpuruk di zona degradasi Liga Inggris dan telah kalah enam kali dari delapan pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, hanya memenangi lima pertandingan liga dari 22 pertandingan.
Hughes tidak membantu dirinya sendiri saat menurunkan tim yang lemah ketika kalah 0-5 dari Chelsea akhir pekan silam, untuk menjaga kondisi para pemain untuk apa yang ia rasa sebagai pertandingan yang lebih mudah saat menjamu tim papan bawah Newcastle.
Mereka kalah 0-1, turun ke zona terbawah, sebelum secara memalukan disingkirkan Coventry City dari Piala FA, pada pertandingan ke-200nya di klub ini.
"Kami memiliki para pemain yang baik yang akan mengambil keputusan-keputusan yang tepat untuk klub," kata Hughes sebelum mengetahui bahwa dukungan dari dewan telah berubah.
Stoke tidak bermain lagi sampai mereka melawat ke markas Manchester United pada Senin di Liga Inggris, namun mereka akan berharap dapat sesegera mungkin menunjuk manajer pengganti agar dapat memperkuat tim sebelum bursa transfer ditutup pada akhir bulan.
Hughes (54) memiliki banyak pengalaman manajerial, di mana ia pernah melatih Blackburn Rovers, Manchester City, Fulham, Queens Park Rangers, dan Stoke serta lima tahun mengarsiteki timnas Wales -- yang saat ini sedang tidak memiliki pelatih menyusul kepindahan Chris Coleman ke Sunderland. (Antara)
Berita Terkait
-
Pakai Joki saat Ujian Kuliah, Eks Pemain Liga Inggris Ini Dipenjara Satu Tahun
-
Kata-kata Ole Romeny yang Akhirnya Comeback Bermain di Oxford United
-
Stanley Matthews: Peraih Ballon dOr Pertama yang Bermain hingga Usia 50 Tahun
-
Wolves U-21: Justin Hubner Bikin Kecewa!
-
Ole Romeny Debut bersama Oxford United, Tendangannya Kena Tiang
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
BRI Super League: Ini Hasil Laga Sengit PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
-
Semangat Miliano Jonathans! Terancam Absen hingga Pertengahan Musim Depan
-
Bangga Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Siap Kerja Keras
-
Pemain Keturunan Indonesia Cuma Bisa Melongo Lihat Bayern Munich Pesta 6 Gol ke Gawang Atalanta
-
3 Aspek yang Bikin Ezra Walian Layak Bela Timnas Indonesia
-
Hasil Simulasi: Ini Syarat Mutlak Persija Bisa Juara Super League Musim Ini
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Ditanya Apa Bertahan di Atletio Madrid Musim Depan, Julian Alvarez: Maybe Yes, Maybe No
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia