- Ramadan Sobhi, eks pemain Liga Inggris, divonis satu tahun penjara oleh Pengadilan Kriminal Giza terkait kecurangan akademik.
- Dugaan kasusnya meliputi pemalsuan dokumen dan meminta orang lain mengikuti ujian di institut pariwisata Giza.
- Selain hukuman pidana, Sobhi juga terancam sanksi larangan bermain empat tahun karena pelanggaran anti-doping.
Suara.com - Eks pemain Liga Inggris, Ramadan Sobhi, dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun terkait kasus dugaan kecurangan akademik, sebagaimana dilaporkan media lokal pada Selasa (31/12/2025).
Dilansir dari NST, Sobhi yang memperkuat klub Pyramids FC itu ditangkap pada Juli lalu setibanya di Mesir setelah kembali dari Turkiye, tempat timnya menjalani pemusatan latihan pramusim.
Ia diduga terlibat pemalsuan dokumen resmi serta menggunakan jasa orang lain untuk mengikuti ujian atas namanya di sebuah institut pariwisata dan perhotelan swasta di Provinsi Giza, Mesir Tengah.
Pengadilan Kriminal Giza pada Selasa memvonis Sobhi yang kini berusia 28 tahun serta satu terdakwa lainnya dengan hukuman satu tahun penjara disertai kerja paksa.
Sementara itu, satu terdakwa dinyatakan bebas, dan satu tersangka lain yang berstatus buron dijatuhi hukuman 10 tahun penjara secara in absentia.
Hingga berita ini diturunkan, pengacara Sobhi belum memberikan tanggapan terkait putusan tersebut.
Selain hukuman pidana, Sobhi juga terancam sanksi olahraga berupa larangan bermain selama empat tahun setelah Court of Arbitration for Sport pada November lalu mengonfirmasi pelanggaran terhadap regulasi anti doping.
Sobhi telah mencatatkan 37 penampilan bersama Timnas Mesir. Ia mengawali karier profesional bersama Al Ahly sebelum melanjutkan kiprah ke Inggris pada 2016, dengan memperkuat Stoke City dan Huddersfield Town di kompetisi Liga Inggris.
Pemain berposisi sayap itu bergabung dengan Pyramids FC pada 2020 setelah sempat menjalani masa peminjaman di Al Ahly.
Baca Juga: Mohamed Salah Gendong 10 Pemain Mesir ke Babak Knockout Piala Afrika 2025
Bersama Pyramids, Sobhi berperan penting dalam keberhasilan klub meraih gelar pertama CAF Champions League usai mengalahkan Mamelodi Sundowns di partai final musim lalu.
Berita Terkait
-
Mohamed Salah Gendong 10 Pemain Mesir ke Babak Knockout Piala Afrika 2025
-
CERPEN: Kali Ini Izinkan Aku Selingkuh
-
FIFA Cuek Bebek Soal Pride Match, Iran dan Mesir Bakal Boikot Piala Dunia 2026?
-
Barcelona Buru Tanda Tangan Pemain 17 Tahun, Punya Kemiripan dengan Lionel Messi
-
FIFA Buat Ulah Lagi! Iran dan Mesir Ngamuk Soal Pride Match Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi
-
Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah
-
Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman