Suara.com - Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto mengatakan peresmian Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, kemungkinan akan dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Peresmian tersebut akan dilakukan bersamaan dengan partai uji coba antara timnas Indonesia vs Islandia, 14 Januari mendatang.
Namun, hingga saat ini Kemenpora belum mendapatkan informasi kehadiran Presiden Jokowi. Akan tetapi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bakal hadir di acara peresmian sekaligus uji coba timnas Indonesia tersebut.
"Kemungkinan diharapkan seperti itu. Sampai saat ini kami belum dapat info dari istana, tapi dipastikan Pak Menpora akan hadir walaupun tidak ada Pak Presiden," kata Gatot, di Jakarta, Rabu (10/1/2018).
Sebagaimana diketahui, SUGBK dipersiapkan untuk venue pembuka dan penutup Asian Games 2018. Dana renovasi SUGBK disebut-sebut mencapai Rp700 miliar.
Hasilnya pun cukup terbukti. Kini, SUGBK menjadi salah satu stadion dengan penerangan terbaik di dunia.
"Untuk venue SUGBK lebih dari Rp700 Miliar, itu hanya untuk venue SUGBK saja. Memang saat ini sedang ada pengujian lampu untuk dinyalakan pada malam hari agar bisa melihat mana yang mati. Ini bagian dari persiapan Asian Games," tambah Gatot
"Iya (untuk lampu), the best one in the world. Kecuali nanti Tokyo menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 baru kami kalah. Besaran lampunya hampir lebih dari 3000 lux," jelasnya.
Namun, SUGBK tidak akan digunakan untuk cabang olahraga sepak bola Asian Games 2018. Cabor sepak bola akan menggunakan venue lain yaitu Gelora Bandung Lautan Api (Bandung), Patriot (Bekasi), Wibawa Mukti (Cikarang), Jalak Harupat (Bandung), dan Pakansari (Bogor).
Berita Terkait
-
Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan
-
Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan
-
Guru Besar UMY: Masa Depan Politik Gibran Masih Bergantung pada Bayang-Bayang Jokowi
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey