Suara.com - Persija Jakarta sukses melumat PSPS Riau, 3-0, dalam lanjutan Grup D Piala Presiden 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Jumat (19/1/2018) malam WITA.
Gol tunggal pada babak pertama Persija Jakarta diciptakan Marco Simic pada menit ke-24 melalui sepakan keras kaki kirinya yang mengarahkan bola ke pojok kiri gawang PSPS Riau yang dijaga Ismail Hanafi.
Tertinggal satu gol, PSPS Riau sempat memberikan perlawanan, namun mampu diantisipasi pemain belakang Persija Jakarta. Dalam laga itu, sempat terjadi jual beli serangan kedua tim kesebelasan.
Namun, hingga wasit meniup peluit panjang babak pertama berakhir skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan sementara kepada tim sepak bola Persija Jakarta.
Di babak kedua, Persija mendapat hadiah penalti setelah pemain belakang PSPS Riau menjatuhkan Riko Simanjuntak di area kotak terlarang. Kapten Persija, Ismed Sofyan, yang selaku eksekutor dalam laga itu, berhasil mencetak gol dari titik putih pada menit ke-51.
Unggul dua gol, Persija sempat tertekan karena beberapa kali pemain PSPS Riau terus memberikan tekanan ke jantung pertahanan tim berjuluk "Macan Kemayoran", namun tidak mampu dieksekusi dengan baik pemain PSPS Riau.
Keuntungan justru berbalik kepada Persija yang berhasil mencetak gol ketiga melalui sepakan Bambang Pamungkas pada menit ke-86 yang mengarahkan bola ke kiri gawang PSPS.
Hingga wasit Tabrani asal Surabaya meniup peluit panjang tanda babak kedua berakhir, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persija. Hasil positif ini membuat Persija memuncaki klasemen sementara Grup D Piala Presiden 2018.
Sementara itu, Pelatih PSPS Riau, Jafri Sastra mengatakan, dalam laga kali ini dirinya tidak terlalu mencari hasil, melainkan menjadikan ajang ini sebagai pembelajaran anak asuhnya untuk berkembang lebih baik ke depannya.
Baca Juga: Baru 1.100 Calon Kepala Daerah Lapor Harta Kekayaan ke KPK
"Ini merupakan pembelajaran bagi anak asuh kami untuk ke depannya lebih baik dan pertandingan tadi sempat memberikan perlawanan kepada Persija Jakarta," katanya.
Sementara itu, Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco mengatakan, memuji kerja keras anak asuhnya dan bermain sesuai taktik. Dia juga menyoroti kondisi lapangan yang tergenar air akibat diguyur hujan.
"Kondisi lapangan tadi sangat tidak mendukung karena ada genangan air, jadi anak-anak memerlukan tenaga ekstra saat melawab PSPS Riau," katanya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Pasang Target Juara untuk Persija, Minta Pemain Berkorban Habis-habisan
-
Ogah Kehilangan Permata Timnas Indonesia, Persija Resmi Ikat Jangka Panjang Rayhan Hannan
-
Persija Jakarta Bongkar Kesepakatan Transfer dengan Shin Tae-yong, Pelatih Dapat Kuasa Penuh!
-
Ternyata STY Diminati Klub Jepang dan China, tapi Memilih Gabung Persija Jakarta
-
Shin Tae-yong Kasih Kode Tipe Pemain-pemain yang Bakal Dicoret dari Persija
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo