Suara.com - Tim sepak bola Bali United menumbangkan kesebelasan Persija Jakarta dengan skor 3-2 pada babak penyisihan grup D dalam ajang Piala Presiden 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Senin (29/1/2018) malam.
Sejak babak pertama dimulai Bali United mencoba bermain menekan ke area pertahanan Persija Jakarta dan terbukti tuan rumah mampu mencetak gol melalui sepakan keras kaki kanan Spasojevic pada menit ke-9 dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok kanan tim tamunya itu yang tidak mampu diantisipasi Rizky Darmawan (Persija Jakarta).
Unggul satu gol dari Persija Jakarta, Bali United tidak mengendurkan serangan dan beberapa kali tim tuan rumah menggedor pertahanan Persija. Namun, keberuntungan berpihak kepada Bali United dan wasit memberikan hadiah penalti karena pemain belakang Persija Jakarta menjatuhkan Spasojevic di area kotak terlarang dalam laga itu.
Kevin Brands yang menjadi eksekutor tendangan penalti itu berhasil mencetak gol pada menit ke-25, sehingga mengubah papan skor menjadi 2-0 dalam laga itu, hingga wasit meniup peluit panjang babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, Bali United menambah gol yang diciptakan Stefano Lilipaly pada menit ke-53 melalui tendangan penalti, karena penjaga gawang Persija Jakarta menjatuhkan Pemain Bali United Andika Wijaya di area kotak terlarang pada menit ke-51.
Tertinggal tiga gol, Persija Jakarta mampu memperkecil ketertinggalan dengan mendapatkan hadiah penalti dari wasit karena Andika Wijaya (pemain Bali United) melakukan "hands ball" di area penalti pada menit ke-55.
Ivan Carlos (Persija Jakarta) yang menjadi eksekutor dalam laga itu berhasil mencetak gol dari titik putih pada menit ke-56 yang tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Bali United Wawan Hendrawan.
Persija Jakarta yang tampil ngotot kembali mencetak gol keduanya melalui tendangan bebas Silva Xavier pada menit ke-66 yang mengarah keras ke pojok kanan gawang Bali United.
Hingga wasit Prasetyo Hadi asal Surabaya meniup pluit panjang babak kedua, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah Bali United. Berkat kemenangan itu, Bali United berhasil meraih tiga poin dan memuncaki papan klasemen grup D dengan raihan sembilan poin dan lolos ke babak delapan besar Piala Presiden 2018.
Dalam laga itu wasit mengeluarkan tujuh kartu kuning yang masing-masing diberikan kepada empat pemain Bali United yakni, Kevins Brand pada menit ke-27, Andika Wijaya pada menit ke-33, Demerson Costa pada menit ke-34 dan Stefano Lilipaly pada menit ke-84.
Kemudian, tiga kartu kuning diberikan wasit untuk pemain Persija Jakarta yakni, Ismet Sofyan pada menit ke-23, Rizky Darmawan (penjaga gawang) pada menit ke-51 dan Ivan Carlos pada menit ke-68.
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra mengatakan, Bali memiliki tim kuat dan banyak pemain bagus, sehingga laga ini sebagai ajang persiapan melawan tim yang kuat.
"Padak babak pertama anak-anak kurang mampu mengawal pemain Bali United sehingga kebobolan lebih awal babak pertama," katanya.
Namun, pada babak kedua anak asuhnya mampu membalikkan keadaan, sehingga mampu memperkecil ketertinggalan.
"Saya sangat puas dengan hasil ini, karena bisa lolos ke babak selanjutnya," ujar Cugurra.
Pelatih Bali United, Hans Peter Schaller mengatakan, skuad anak asuhnya bermain sangat cepat, sehingga saat ada tekanan dari tim lawan, Persija mampu memanfaatkan peluang dengan baik sehingga dapat memperkecil ketertinggalan.
"Tim lawan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Saya sangat mengapresiasi anak-anak sudah bermain baik dengan memenangkan pertandingan kali ini dan kami sangat senang dengan hasil akhir ini," kata Hans Peter. (Antara)
Berita Terkait
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang
-
Mauricio Souza Akui Sering Begadang Pikirkan Performa Persija Jakarta
-
Bek Kanan Persija Kelewat Berani, Dewa United Manfaatkan Ruang Kosong
-
Persija Dua Laga Tanpa Kemenangan, Jordi Amat Berharap Macan Kemayoran Pindah Kandang
-
Skuad Persija Dibubarkan Jelang Hari Raya Idul Fitri
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman