Bola / Bola Dunia
Senin, 23 Maret 2026 | 18:46 WIB
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri [Instagram Ajax]
Baca 10 detik
  • Pelatih sementara Oscar Garcia mengkritik keras Ajax setelah bermain imbang 1-1 melawan PSV di Eredivisie.
  • Permainan Ajax dinilai telah kehilangan jati diri dan filosofi menyerang total warisan Johan Cruyff.
  • Hasil imbang ini menyoroti masalah identitas tim, mendorong Jordi Cruyff menyiapkan perombakan skuad klub.

Suara.com - Pelatih sementara AFC Ajax Oscar Garcia melemparkan kritik pedas usai Maarten Paes Cs harus puas berbagi poin dengan bermain imbang melawan PSV dalam lanjutan Eredivisie.

Oscar Garcia mengakui hasil imbang 1-1 melawan PSV tunjukkan ke publik bahwa Ajax musim ini seperti kehilangan jati diri, jauh dari filosofi permainan yang diajarkan legenda mereka, Johan Cruyff.

“Kami tahu mereka (PSV) akan langsung menyerang. Ide kami adalah menambah gelandang, tapi itu tidak selalu berjalan baik,” ujar García seperti dilansir dari Voetbalzone.

Permainan Ajax jauh dari ciri khas menyerang dan menekan ala Cruyff.

Dalam banyak momen, Maarten Paes Cs justru terkurung di area sendiri dan gagal menciptakan peluang berarti.

Direktur teknik Ajax, Jordi Cruyff, juga menyaksikan langsung kontras tersebut.

Penasihat teknis Timnas Indonesia itu melihat bagaimana filosofi sepak bola yang diwariskan ayahnya hampir tidak terlihat di lapangan.

Dari total football menjadi reactive football, menjadi gambaran situasi yang dialami Ajax saat melawan PSV.

Ajax kesulitan menguasai bola dan bahkan tidak mencatatkan satu tembakan dalam periode panjang pertandingan.

Baca Juga: Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas

García menegaskan timnya sempat mencoba bermain lebih berani di akhir laga.

“Kami ingin menunjukkan keberanian, menguasai bola dan menekan mereka,” katanya.

Namun kenyataan berkata lain, Feyenoord justru mengambil alih kendali dan memaksa Ajax bertahan.

Hasil imbang ini dianggap belum cukup untuk mengamankan target finis dua besar.

Ajax kini menghadapi pekerjaan besar untuk membangun ulang identitas tim.

Jordi Cruyff bahkan disebut tengah menyiapkan perombakan skuad demi mengembalikan DNA klub.

Load More