- Pelatih sementara Oscar Garcia mengkritik keras Ajax setelah bermain imbang 1-1 melawan PSV di Eredivisie.
- Permainan Ajax dinilai telah kehilangan jati diri dan filosofi menyerang total warisan Johan Cruyff.
- Hasil imbang ini menyoroti masalah identitas tim, mendorong Jordi Cruyff menyiapkan perombakan skuad klub.
Suara.com - Pelatih sementara AFC Ajax Oscar Garcia melemparkan kritik pedas usai Maarten Paes Cs harus puas berbagi poin dengan bermain imbang melawan PSV dalam lanjutan Eredivisie.
Oscar Garcia mengakui hasil imbang 1-1 melawan PSV tunjukkan ke publik bahwa Ajax musim ini seperti kehilangan jati diri, jauh dari filosofi permainan yang diajarkan legenda mereka, Johan Cruyff.
“Kami tahu mereka (PSV) akan langsung menyerang. Ide kami adalah menambah gelandang, tapi itu tidak selalu berjalan baik,” ujar García seperti dilansir dari Voetbalzone.
Permainan Ajax jauh dari ciri khas menyerang dan menekan ala Cruyff.
Dalam banyak momen, Maarten Paes Cs justru terkurung di area sendiri dan gagal menciptakan peluang berarti.
Direktur teknik Ajax, Jordi Cruyff, juga menyaksikan langsung kontras tersebut.
Penasihat teknis Timnas Indonesia itu melihat bagaimana filosofi sepak bola yang diwariskan ayahnya hampir tidak terlihat di lapangan.
Dari total football menjadi reactive football, menjadi gambaran situasi yang dialami Ajax saat melawan PSV.
Ajax kesulitan menguasai bola dan bahkan tidak mencatatkan satu tembakan dalam periode panjang pertandingan.
Baca Juga: Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
García menegaskan timnya sempat mencoba bermain lebih berani di akhir laga.
“Kami ingin menunjukkan keberanian, menguasai bola dan menekan mereka,” katanya.
Namun kenyataan berkata lain, Feyenoord justru mengambil alih kendali dan memaksa Ajax bertahan.
Hasil imbang ini dianggap belum cukup untuk mengamankan target finis dua besar.
Ajax kini menghadapi pekerjaan besar untuk membangun ulang identitas tim.
Jordi Cruyff bahkan disebut tengah menyiapkan perombakan skuad demi mengembalikan DNA klub.
“Saya tidak suka kalah, jadi Anda belum mengenal saya dengan baik,” ujar García.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Jelang FIFA Series, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Diprediksi Tampil Gacor
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman
-
Steven Vitoria, Mantan Pemain Timnas Kanada Gabung Jadi Staf Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia