- Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, meminta timnya tetap tangguh hadapi tekanan perburuan Scudetto Serie A saat ini.
- Marotta menolak menjadikan keputusan kontroversial wasit sebagai alasan atas penurunan performa timnya akhir-akhir ini.
- Inter Milan sedang mengalami empat laga tanpa kemenangan, namun Marotta optimistis karena telah mencapai dua dari tiga target.
Suara.com - Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menegaskan timnya harus tetap tangguh di tengah tekanan dan kontroversi wasit dalam perburuan gelar Serie A musim ini.
Marotta menolak menjadikan keputusan wasit sebagai alasan di saat performa tim tengah menurun.
“Kami harus lebih kuat dari kesalahan wasit,” tegas Marotta dilansir dari Football Italia.
“Ini bukan alasan. Dalam sepak bola, kesalahan selalu ada.”
Inter saat ini sedang mengalami penurunan performa dengan empat laga tanpa kemenangan di semua kompetisi.
Keunggulan mereka di puncak klasemen pun kini terpangkas, hanya enam poin dari rival sekota AC Milan dan tujuh poin dari Napoli.
Meski begitu, Marotta tetap optimistis. “Kami masih memimpin klasemen dengan selisih poin yang sebelumnya tidak terduga. Kami juga sudah mencapai dua dari tiga target musim ini,” ujarnya.
Marotta mengakui Inter tengah menghadapi masa sulit, yang dipengaruhi faktor cedera dan kelelahan pemain.
Namun, ia menegaskan kondisi ini wajar di fase akhir musim yang penuh tekanan.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
“Ini situasi sulit, tapi normal dalam olahraga. Kami tidak mencari alasan, kami akan berjuang sampai akhir,” kata Marotta. “Lebih mudah menjadi pemburu daripada yang diburu.”
Terkait kontroversi wasit dalam laga melawan Atalanta dan Fiorentina, Marotta menilai perlu ada konsistensi dalam pengambilan keputusan.
Namun Marotta tetap menolak memainkan peran sebagai korban.
“Kami hanya ingin ada keseragaman dalam penilaian. Tapi kami tidak ingin menjadi korban. Secara umum, kesalahan akan saling menyeimbangkan,” ujarnya.
Marotta juga menyoroti tekanan mental yang kini semakin besar dalam sepak bola modern.
Marotta menilai aspek psikologis menjadi kunci dalam menentukan juara.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Gawang Emil Audero Dibobol 4 Gol, Nasib Pelatih Cremonese di Ujung Tanduk
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara