Bola / Bola Dunia
Senin, 23 Maret 2026 | 22:12 WIB
Pelatih Italia, Gennaro Gattuso [@azzurri]
Baca 10 detik
  • Gennaro Gattuso menuntut fokus total Timnas Italia menghadapi Irlandia Utara pada play-off Piala Dunia 2026 Kamis.
  • Gattuso menjelaskan pemulangan Chiesa karena ia tidak siap, mengutamakan hubungan daripada pertandingan krusial tersebut.
  • Pelatih Italia mewaspadai fisik kuat Irlandia Utara dari bola mati dan menyoroti tekanan kegagalan dua Piala Dunia.

Suara.com - Pelatih Timnas Italia Gennaro Gattuso menegaskan timnya harus sepenuhnya fokus menghadapi laga play-off Piala Dunia 2026 melawan Irlandia Utara.

Dalam konferensi pers di Coverciano, Senin (23/3) WIB, Gattuso menekankan tidak ada ruang untuk alasan menjelang laga krusial tersebut.

“Tidak ada alasan; kami hanya harus memikirkan pertandingan hari Kamis,” tegas Gattuso dilansir dari Football Italia.

“Kami sudah bekerja keras, sekarang semuanya tergantung pada kami," tambahnya.

Gattuso juga menjelaskan keputusan memulangkan Federico Chiesa yang mengalami masalah fisik dan mental.

“Dia tidak merasa siap, jadi memutuskan pulang. Hubungan lebih penting daripada sekadar pertandingan,” ujarnya.

Heboh! Penampakan Sniper di Atap Stadion Laga Italia vs Israel. [Dok. IG @azzurri]

Terkait kondisi skuad, Gattuso mengakui beberapa pemain masih dibayangi cedera.

“Kami memantau Scamacca, Bastoni, dan pemain lain setiap hari. Banyak yang datang dengan masalah kecil, tapi mereka tetap ingin berada di sini,” katanya.

Ia juga memuji perkembangan Manuel Locatelli yang dinilai kembali menemukan performa terbaiknya.

Baca Juga: Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus

“Dia punya kualitas teknis dan fisik luar biasa, dan bisa banyak membantu kami,” ujar Gattuso.

Menghadapi Irlandia Utara, Gattuso menekankan pentingnya mentalitas dan kewaspadaan.

“Mereka tim yang berlari tanpa henti, punya hati besar, dan berbahaya dari bola mati. Kami harus mencium bahaya sejak awal,” katanya.

Gattuso juga menyoroti tekanan besar yang dihadapi Italia setelah gagal tampil di dua Piala Dunia terakhir.

“Kami harus membuat pemain merasa lebih ringan. Yang terpenting adalah bagaimana kami bereaksi saat menghadapi kesulitan,” ujarnya.

“Saya percaya pada pemain-pemain ini. Mereka sudah terbiasa dengan pertandingan besar, dan ini kesempatan besar bagi kami,” pungkasnya.

Load More