Suara.com - Pertandingan semifinal leg pertama Piala Presiden 2018 antara PSMS Medan kontra Persija Jakarta berlangsung seru di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (10/2/2018) malam. Hasilnya, Persija sukses meraih kemenangan telak 4-1.
Babak pertama baru dimulai, Persija langsung mengambil inisiatif serangan, sementara PSMS juga meladeni dengan permainan terbuka. Hasilnya ternyata segera didapat Macan Kemayoran dalam waktu tak terlalu lama, yaitu gol pembuka di menit ke-4.
Berawal dari pelanggaran yang dilakukan pemain PSMS di luar kotak terlarang, kesempatan bola mati tak disia-siakan bintang Persija, Marko Simic. Lewat tendangan melengkungnya yang sempurna, bola pun bersarang di sebelah kanan gawang Abdul Rohim.
Permainan berlanjut dengan tempo cepat, terutama karena PSMS yang sudah ketinggalan terus berusaha membalas. Saling serang dan menciptakan peluang pun tak terelakkan.
Namun justru Persija yang tak lama kemudian mampu menambah keunggulannya. Kali ini di menit ke-12, sebuah bola yang disambut Ramdani Lestaluhu yang dijaga ketat di kotak penalti, diarahkannya dengan sundulan kepala jarak pendek ke Simic.
Pemain berjulukan Suer Simic itu pun tak menyia-nyiakannya. Mengontrol sedikit bolanya, dengan kaki kiri Simic melepas tendangan rendah yang tak mampu dihadang kiper PSMS. Skor pun berubah jadi 2-0 untuk tim asuhan Stefano Cugurra Teco tersebut.
Sorak-sorai gembira para Jakmania, pendukung Persija yang tampak memenuhi Stadion Manahan, pun makin heboh ketika selang 3 menit kemudian tim tersebut menambah keunggulan lagi. Kali ini, umpan bola mati jarak jauh disambut dengan sundulan sempurna oleh Jaimerson Xavier.
Tertinggal 3 gol dalam waktu cukup cepat, jelas menyentakkan anak-anak PSMS. Lewat arahan pelatih Djadjang Nurdjaman, permainan lebih agresif dan ngotot pun coba mereka mainkan, dengan satu tekad yaitu mengejar ketertinggalan yang posisinya sudah menyulitkan.
Saling serang dengan tempo permainan cepat pun lantas terjadi sepanjang sisa babak pertama. Hingga akhirnya, diawali aksi individu Sadney Urikhob yang melakukan penetrasi ke pertahanan Persija, PSMS bisa juga meraih gol balasan di menit ke-41.
Masuk ke jantung pertahanan Persija, Sadney melepas tembakan keras, yang ternyata masih bisa ditahan kiper Andritany Ardhiyasa. Hanya saja, bola mental itu justru langsung disambut tendangan keras lainnya oleh N'Guessan Wilfreid Yessoh yang lantas berbuah gol.
Skor 1-3 untuk Persija itu bertahan hingga turun minum. Lantas memasuki babak kedua, PSMS dan Persija kembali melanjutkan saling serang dengan tempo cepat, yang sesekali berujung pada aksi permainan keras. Ini berlanjut hingga 20 menit lebih babak kedua berjalan.
Sebuah peluang menipiskan ketertinggalan sempat didapat PSMS di menit ke-70, namun dua upaya tendangan ke gawang Andritany nyatanya masih bisa digagalkan oleh kiper yang tampil apik tersebut lewat aksinya.
Justru sebaliknya, Persija akhirnya mendapatkan gol keempat di laga ini pada menit ke-74 yang sekaligus menjadi hattrick Simic. Kali ini, gol berawal dari aksi individu kapten Ismed Sofyan, sebelum lantas melepas umpan jarak jauh dari tengah kepada Simic yang lagi-lagi mampu memanfatkannya dengan baik.
Di sisa pertandingan, keunggulan telak coba dipertahankan Persija, sementara PSMS masih berusaha mengejar ketinggalan. Salah satu wujudnya, beberapa pemain Persija sempat diganti di rentang waktu ini.
Walau begitu, Persija bukan sama sekali mengendorkan tekanan. Buktinya di menit ke-86 misalnya, Rudi Widodo sempat mendapat peluang gol, meski kesigapan kiper Abdul Rohim kali ini ternyata mampu menggagalkan gawangnya kembali dibobol.
Skor akhir nyatanya tetap bertahan 1-4 untuk Persija, ketika peluit tanda pertandingan usai dibunyikan wasit setelah 2 menit waktu tambahan pun berlalu tanpa perubahan skor. Kemenangan yang disambut bahagia segenap tim dan pendukung Persija, yang dengan demikian dalam posisi di atas angin dibanding PSMS untuk laga leg kedua, Senin (12/2) depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Jadwal Pekan 27 BRI Super League, Persib dan Persija Ketemu Lawan Berat, Borneo FC Menang Mudah?
-
Peringatan untuk Bojan Hodak! Bali United Serius Jegal Persib Bandung
-
Performa Dean Zandbergen yang Bikin Timnas Indonesia Harus Segera Rekrut Naturalisasi
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Vietnam dan Indonesia Hancurkan Malaysia di 2 Cabor! Futsal dan Sepak Bola
-
Arne Slot Pastikan Alexander Isak Siap Main Lawan PSG, Tapi dari Bangku Cadangan
-
Hadirkan Ronaldo hingga Del Piero, Jakarta Targetkan Eksposur Global Lewat Clash of Legends