-
Mauricio Souza lebih memilih Dony Tri Pamungkas daripada Shayne Pattynama karena alasan kebugaran.
-
Dony Tri Pamungkas mencatatkan empat belas penampilan dan satu gol sebagai pemain reguler.
-
Kondisi Shayne Pattynama belum maksimal setelah pulih dari cedera panjang selama tiga bulan.
Suara.com - Persaingan posisi bek sayap kiri di skuad Macan Kemayoran Persija Jakarta kini sedang menjadi sorotan hangat.
Juru taktik Persija Jakarta asal Brasil Mauricio Souza akhirnya buka suara terkait keputusannya tersebut.
Ia menilai performa pemain muda Dony Tri Pamungkas masih jauh lebih stabil untuk tim.
Hingga saat ini Dony memang menjadi pilihan utama dalam skema bertahan maupun menyerang Persija.
Strategi ini terbukti ampuh melihat kontribusi nyata sang pemain di atas lapangan hijau.
Dony tercatat sudah turun lapangan sebanyak empat belas kali sepanjang musim kompetisi tahun ini.
Dari total dua puluh satu laga yang dijalani Persija ia sukses mengemas satu gol.
Statistik impresif tersebut membuat posisinya sangat sulit digoyahkan oleh pemain pendatang baru sekalipun.
Meski ada nama besar Shayne Pattynama namun Souza tetap pada pendirian taktis yang ia buat.
Baca Juga: Persija Jakarta Jamu PSM di JIS, Mauricio Souza Yakin Atmosfer Stadion Bikin Lawan Panik
Persaingan sehat ini justru dianggap positif untuk meningkatkan kualitas kedalaman skuad tim ibu kota.
Pelatih yang pernah menukangi Madura United ini memberikan apresiasi tinggi bagi kedua pemain tersebut.
Baginya kualitas individu pemain bukan satu-satunya tolok ukur untuk masuk ke dalam sebelas pertama.
Ia lebih melihat pada kesiapan fisik dan pemahaman strategi yang diinginkan oleh staf pelatih.
"Shayne Pattynama itu adalah pemain hebat, Dony Tri Pamungkas juga," kata Souza kepada awak media.
Pernyataan ini menegaskan bahwa tidak ada sentimen pribadi dalam penentuan susunan pemain inti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak