Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:05 WIB
Shayne Pattynama (Persija Jakarta)
Baca 10 detik
  • Mauricio Souza lebih memilih Dony Tri Pamungkas daripada Shayne Pattynama karena alasan kebugaran.

  • Dony Tri Pamungkas mencatatkan empat belas penampilan dan satu gol sebagai pemain reguler.

  • Kondisi Shayne Pattynama belum maksimal setelah pulih dari cedera panjang selama tiga bulan.

Suara.com - Persaingan posisi bek sayap kiri di skuad Macan Kemayoran Persija Jakarta kini sedang menjadi sorotan hangat.

Juru taktik Persija Jakarta asal Brasil Mauricio Souza akhirnya buka suara terkait keputusannya tersebut.

Ia menilai performa pemain muda Dony Tri Pamungkas masih jauh lebih stabil untuk tim.

Hingga saat ini Dony memang menjadi pilihan utama dalam skema bertahan maupun menyerang Persija.

Strategi ini terbukti ampuh melihat kontribusi nyata sang pemain di atas lapangan hijau.

Dony tercatat sudah turun lapangan sebanyak empat belas kali sepanjang musim kompetisi tahun ini.

Dari total dua puluh satu laga yang dijalani Persija ia sukses mengemas satu gol.

Statistik impresif tersebut membuat posisinya sangat sulit digoyahkan oleh pemain pendatang baru sekalipun.

Meski ada nama besar Shayne Pattynama namun Souza tetap pada pendirian taktis yang ia buat.

Baca Juga: Persija Jakarta Jamu PSM di JIS, Mauricio Souza Yakin Atmosfer Stadion Bikin Lawan Panik

Persaingan sehat ini justru dianggap positif untuk meningkatkan kualitas kedalaman skuad tim ibu kota.

Pelatih yang pernah menukangi Madura United ini memberikan apresiasi tinggi bagi kedua pemain tersebut.

Baginya kualitas individu pemain bukan satu-satunya tolok ukur untuk masuk ke dalam sebelas pertama.

Ia lebih melihat pada kesiapan fisik dan pemahaman strategi yang diinginkan oleh staf pelatih.

"Shayne Pattynama itu adalah pemain hebat, Dony Tri Pamungkas juga," kata Souza kepada awak media.

Pernyataan ini menegaskan bahwa tidak ada sentimen pribadi dalam penentuan susunan pemain inti.

Load More