- Vitor Pereira, sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia, kini melatih Nottingham Forest di Inggris.
- Pereira langsung membawa Nottingham Forest menang 3-0 melawan Fenerbahce pada debut Liga Europa.
- Pemain Forest memuji pelatih baru karena cepat menanamkan identitas permainan yang jelas dan kuat.
Suara.com - Nama Vitor Pereira mungkin sempat menjadi salah satu kandidat kuat calon pelatih Timnas Indonesia di masa lalu.
Namun takdir membawanya ke Inggris, dan kini ia langsung unjuk gigi bersama klub barunya, Nottingham Forest.
Tak butuh waktu lama, pelatih asal Portugal ini langsung panen pujian dari anak asuhnya.
Baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala, Pereira langsung mempersembahkan kemenangan meyakinkan di laga debutnya.
Ia sukses membawa Nottingham Forest menang telak 3-0 saat bertandang ke markas raksasa Turki, Fenerbahce, dalam leg pertama babak play-off Liga Europa.
Salah satu bintang kemenangan Forest, Morgan Gibbs-White yang turut menyumbang satu gol, secara terbuka memuji dampak instan yang diberikan oleh sang pelatih baru.
Menurutnya Pereira dengan cepat berhasil menanamkan sebuah identitas permainan yang jelas ke dalam tim.
"Saya merasa kami memiliki identitas yang jelas di lapangan. Kami bertahan dengan baik dan menciptakan banyak peluang," ujar Gibbs-White kepada TNT Sports.
Pesan darinya kepada kami adalah bahwa kami akan punya identitas yang kuat dalam cara bermain dan bertahan sebagai sebuah tim. Kami semua langsung menerima apa yang dia inginkan," sambungnya.
Baca Juga: Punya Skill sebagai Kepala Akademi Pemain Muda, PSSI Gak Tertarik Rekrut Ayah Jens Raven?
Gelandang serang itu menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat penting bagi tim yang tengah berjuang di papan bawah Premier League.
"Kami sedang melewati masa yang sulit, kepercayaan diri adalah hal utama, dan malam ini akan meningkatkan kepercayaan diri. Kami hanya perlu tetap bersama dan menjadi tim yang paling komplet," lanjutnya.
Pereira sendiri merespons kemenangan perdananya dengan tetap membumi. Ia memuji kualitas para pemainnya dan menekankan pentingnya menikmati permainan untuk bisa tampil di level tertinggi.
"Saya menyadari sebelum datang ke sini bahwa para pemain memiliki kualitas yang tinggi. Mereka membutuhkan hasil, tetapi mereka juga perlu menikmati permainan," kata Pereira.
"Jika mereka menikmati cara bermain mereka, mereka bisa tampil di level yang tinggi. Mereka membutuhkan organisasi dan kepercayaan diri. Saya meminta mereka untuk mengekspresikan diri di lapangan. Dan mereka melakukannya," tukasnya.
Berita Terkait
-
Pelatih Bulgaria Dibuat Merinding Suporter Timnas Indonesia, Tapi...
-
Paling Konsisten di Klub, Emil Audero Bisa Geser Maarten Paes Sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
-
4 Pemain Anyar yang Bisa Dicoba John Herdman di Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026
-
Emil Audero Dinilai Lebih Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Lengkap Bulgaria Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Garuda Bisa Menang!
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Duo Man City Panas! Rodri Akui Salah Usai Ejek Bernardo Silva yang Gagal Cetak Gol
-
Bukan Cristiano Ronaldo, Inilah 3 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
-
7 Dosa Besar Cristiano Ronaldo Cs yang Hancurkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Final Tak Diharapkan Piala Dunia 2026: Duel Tim Kuda Hitam Mesir vs Maroko
-
Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat
-
Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan
-
Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung
-
Ole Romeny Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard, Siap Satu Tim dengan Justin Hubner
-
Datangkan Striker Montenegro Balsa Sekulic, Lini Depan Persib Bandung Makin Ngeri
-
Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia