Suara.com - AC MIlan sejatinya meraih hasil positif pada leg pertama babak 32 besar Liga Europa, Jumat (16/2/2018) dini hari WIB. Sowan ke markas wakil Bulgaria, Ludogorets, AC Milan menang besar 3-0. Meski demikian, pelatih Gennaro Gattuso belum puas. Ia menyebut timnya seharusnya bisa bermain lebih baik lagi.
Efisiensi dalam memanfaatkan peluang jadi kunci kemenangan AC Milan dini hari tadi. Pasalnya, Ludogorets sebenarnya cukup menguasai permainan. Ini terlihat dari jumlah penguasaan bola, di mana Ludogorets unggul 54% berbanding AC Milan yang cuma 46%.
Meski demikian, AC Milan sangat efektif soal penyelesaian akhir. Dari empat tendangan ke gawang, Rossoneri berhasil mencetak tiga gol. Patrick Cutrone, Ricardo Rodriguez, dan Fabio Borini mencatatakan nama mereka di papan skor.
Gattuso sendiri menyoroti kelemahan timnya dalam mengontrol laga. Menurutnya, anak-anak asuhnya seharusnya bisa tampil lebih baik lagi.
"Saya tak akan bilang ini performa sempurna karena kami seharusnya bisa bermain lebih baik. Meski memang laga di Eropa selalu tidak mudah," ucap Gattuso dalam wawancara dengan Sky Sport Italia.
"Ludogorets bisa saja menghasilkan masalah untuk kami, tapi kami menjaga ketat hasil 3-0 ini. Saya pikir ini bukan refleksi yang tepat dari laga, karena kami sebenarnya bisa tampil jauh lebih baik. Sangat disayangkan," celotehnya.
"Saya sebenarnya marah, karena kami tidak menjalankan serangan-serangan kami sebagaimana mestinya. Saya tidak terlalu puas," tukas pria 40 tahun yang pernah memperkuat AC Milan sebagai pemain pada 1999-2012 tersebut.
Berita Terkait
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Hasil Undian 16 Besar Liga Eropa: Calvin Verdonk Cs Hadapi Tim yang Diperkuat Bek Keturunan
-
Calvin Verdonk Ukir Sejarah Usai Lille Berhasil Lolos ke 16 Besar Liga Europa
-
Bikin Ngilu! Detik-detik Kapten Nottingham Forest Alami Patah Jari Tangan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
Terkini
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia
-
Manchester United vs Crystal Palace: Setan Merah Pincang, 4 Bintang Masuk Ruang Perawatan
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia