Suara.com - Mantan manajer Manchester United, Louis van Gaal, baru-baru ini dikabarkan masuk dalam bursa pelatih anyar Chelsea. Juru taktik Chelsea saat ini, Antonio Conte memang tengah under pressure menyusul inkonsistennya performa Eden Hazard dan kolega di musim 2017/2018 ini.
Chelsea yang musim lalu tampil luar biasa dan berhasil jadi juara, saat ini masih tertahan di peringkat kelima papan klasemen Liga Inggris, terpaut 19 poin dari Manchester City yang bertengger di puncak.
Kabar pemecatan Conte sejatinya telah berhembus dalam beberapa bulan terakhir. Chelsea sendiri baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Manchester United di ajang Liga Inggris, akhir pekan lalu.
Laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions kontra Barcelona pada pertengahan Maret mendatang pun diyakini jadi penentuan nasib Conte di Chelsea. Leg pertama di Stamford Bridge sendiri berakhir imbang 1-1.
Nah, nama van Gaal pun tiba-tiba masuk dalam bursa pelatih anyar Chelsea. Sesuatu yang sebenarnya cukup mengherankan, mengingat prestasi manajer veteran asal Belanda itu di MU bisa dibilang tak membanggakan.
Hanya bisa finis di peringkat keempat dan kelima klasemen Liga Inggris, serta gagal total di Liga Champions dan Liga Europa dalam dua tahun rezimnya di MU, van Gaal pun dipecat manajemen Setan Merah pada 2016. Satu trofi juara Piala FA tak bisa menolong kelanjutan karier eks manajer Barcelona dan Bayern Munich itu bersama MU.
Van Gaal sejatinya sempat menyatakan akan pensiun total dari dunia sepakbola usai didepak MU. Namun, ia baru-baru ini juga menyatakan siap kembali melatih klub Premier League, lantaran ingin bertemu MU dan membalas sakit hatinya karena dipecat.
"Saya pikir rumor Chelsea itu palsu. Mereka (jurnalis) mungkin melihat saya di bandara dan berita bohong langsung cepat menyebar," tegas van Gaal kepada Ziggo Sport.
Baca Juga: Berenang di Laut, Sandiaga: Sebentar, Enak Bro Kencing di Sini...
"Mereka masih ingin mengambil foto saya. Hanya satu foto yang dibutuhkan untuk Daily Mirror misalnya, dan saya langsung dihubungkan dengan Chelsea. Jika rumor itu benar, maka akan saya bilang benar. Namun jika itu palsu, maka saya akan membantahnya," jelasnya.
Van Gaal sendiri cukup menyesali keputusannya menolak pinangan Timnas Belgia pada 2016, hanya karena berharap bisa kembali melatih klub Liga Inggris dan balas dendam pada MU.
"Saya cukup menyesal. Saya pikir itu bodoh, karena harusnya alasan teknis harusnya jadi pertimbangan utama. Belgia memiliki banyak pemain hebat. Saya selalu terpaku dengan pikiran tersebut (kembali melatih di Inggris) kala itu," celoteh van Gaal.
"Itu lebih soal balas dendam bagi saya, mereka (MU) harus membayar atas apa yang mereka lakukan pada saya. Etika pemecatan saya sungguh tidak baik," tukasnya.
Berita Terkait
-
Disoraki Publik Anfield, Arne Slot Ungkap Alasan Ganti Rio Ngumoha di Laga Liverpool Vs Chelsea
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Cesc Fabregas Puji Sosok Asal Indonesia di Tengah Isu Latih Chelsea
-
Klasemen Liga Inggris: Manchester City Tertahan, Chelsea Gagal ke Liga Champions
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Ucapan Pelatih Thailand Jelang Piala Asia 2027 Bikin Panas Suporter Timnas Indonesia
-
Profil Younis Mahmoud: Mesin Gol Legendaris Irak yang Menginspirasi Generasi Piala Dunia 2026
-
Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia
-
Komentar Pilu Hansi Flick usai Bawa Barcelona Juara LaLiga di Hari Kematian Sang Ayah
-
5 Negara Lawan Terberat Argentina Versi Lionel Messi
-
Rodriguez Jadi Korban Hoaks Pensiun, Pastikan Bela Timnas Kolombia di Piala Dunia 2026