Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator resmi Liga 1 2018 telah mengeluarkan regulasi baru. Regulasi teranyar ini dibuat demi membuat kualitas liga semakin baik.
Salah satunya adalah terkait keselamatan para pemain. PT LIB mengharuskan setiap tim yang bertindak sebagai tuan rumah menyediakan mobile ambulance dan alat paju jantung.
Selain itu, klub tuan rumah juga harus menyiapkan rumah sakit kelas B. Jika tidak ada, klub tersebut akan langsung dinyatakan kalah dengan skor 0-3.
"Ambulance dan alat pacu jantung portabel tidak ada, klub tuan rumah langsung kalah 0-3. Tidak konsekuensi waktu atau dispensasi. Semua demi keselamatan pemain untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi," kata Chief Operating Officer PT LIB Tigor Shalomboboy.
Selanjutnya yaitu terkait jumlah pemain yang didaftarkan. PT LIB mengharuskan setiap klub mendaftarkan tiga penjaga gawang untuk mengarungi kompetisi 2018.
Jika tidak, seluruh pemain yang didaftarkan dinyatakan tidak sah. Hal ini sesuai dengan regulasi yang diterapkan oleh AFC yang menginduk kepada FIFA.
"Penjaga gawang wajib dilaporkan tiga. Jika tidak ada tiga, seluruh pemain dinyatakan tidak sah. Kecuali seluruh penjaga gawang mengalami cedera atau masalah yang di luar kesengajaan," tambahnya.
Berikutnya soal mundurnya klub dari kompetisi Liga 1 2018. Sanksi yang diberikan beragam, teragantung kapan klub yang bersangkutan mengundurkan diri.
"Klub yang mundur 30 hari sebelum kick off denda Rp1 miliar, plus tambahan hukuman dari Komdis PSSI. Klub yang mundur kurang dari 30 hari kick off denda Rp2 miliar juga hukuman dari Komdis."
Baca Juga: Roket ke Mars Meluncur Tahun Depan
"Klub yang mundur di putaran pertama dapat denda Rp500 dan tambahan hukuman dari Komdis (PSSI). Mundur di putaran kedua Rp1 miliar. Plus tambahan hukuman dari Komdis. Tapi, semuanya wajib mengembalikan kontribusi yang sudah diterima," jelasnya.
Liga 1 2018 akan mulai bergulir pada 23 Maret hingga 2 Desember mendatang. Bhayangkara FC sebagai jawara musim lalu akan melawan Persija Jakarta di partai pembuka di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Berita Terkait
-
Guru Patrick Kluivert dari Banten Singgung Aturan 11 Pemain Asing di Super League
-
Pra Musim Liga Putri Dimulai 2026, Ini Daftar 4 Klub Jadi Peserta
-
Media Vietnam Kritik Kuota 11 Pemain Asing di Liga Indonesia karena Hal ini
-
Liga Indonesia Level Up! PT LIB Rekrut Mantan General Manager Liga Jepang
-
Regulasi 11 Pemain Asing di Super League, Yanto Basna Kasih Usulan Brilian
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?
-
Mampukah Calvin Verdonk Bawa Lille Comeback atas Red Star Belgrade?
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Gabung ke Tim Zona Merah Super League
-
Tanpa Pembelaan, Pelatih Dortmund Merasa Pantas Tersingkir dari Liga Champions
-
John Herdman Dipuji Pundit Malaysia: Jauh Lebih Visioner Dibanding Patrick Kluivert