Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan terus memantau perkembangan Egy Maulana Vikri yang saat ini tengah dikontrak klub sepakbola asal Polandia, Lechia Gdansk.
"Egy asli binaan Kemenpora selama lima tahun dan salah satu yang go international. Makanya akan pantau terus perkembangan dia," kata Deputi Pemudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta di Jakarta, Senin (12/3/2018), seperti dikutip Antara.
Meski telah berada di Polandia, namun kontrak profesional Egy Maulana Vikri baru akan berlaku saat usianya tepat 18 tahun pada 7 Juli nanti. Hingga saat ini, Kemenpora belum mendapatkan laporan secara resmi setelah pemain berusia 17 tahun itu terbang ke Eropa.
"Saya belum baca kontaknya. Rabu sore (14/3) rencananya baru ada laporan dari tim yang mendampinginya ke Polandia. Selanjutnya dilaporkan ke Menpora," sambung Raden Isnanta.
Dikontraknya Egy Maulana di Lechia Gdansk memang mendapat perhatian khusus masyarakat. Maklum, anggota Timnas Indonesia U-19 ini memiliki skill yang ciamin dan diharapkan menjadi pesepakbola yang bisa membanggakan bagi Indonesia.
Sebelumnya Sekjen PSSI Ratu Tisha juga menyatakan jika pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap Egy Maulana Vikri mengingat mantan anak asuh Indra Sjafri ini juga merupakan pemain timnas yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018.
"Dia ke sana (Poladia) juga sepengetahuan kami (PSSI). Makanya kami akan terus memantau perkembangannya," katanya saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Ini Pesan Luis Milla untuk Egy Maulana Vikri
Berita Terkait
-
Dicoret dari Skuad FIFA Matchday, Ini Respons Dewasa Egy Maulana Vikri
-
Ungkap Kesan Perdana, Egy Maulana Vikri Taruh Harapan Besar pada Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Egy Maulana Vikri Senang Persaingan di Timnas Indonesia Makin Ketat, Ini Alasannya
-
Egy Maulana Vikri Angkat Topi Terhadap Sosok John Herdman
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan