Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco membantah bakal menurunkan pemain-pemain pelapis saat berhapadan dengan PSMS Medan pada pekan ketiga Liga 1 2018 di Stadion Teladan, Medan, Jumat (6/4/2018). Menurutnya, Macan Kemayoran akan tetap memainkan tim terbaik.
Jadwal yang padat membuat Persija harus bisa memaksimalkan kedalaman skuat mereka. Usai melawan PSMS, Ismed Sofyan dan kawan-kawan memang dihadapkan dengan partai hidup dan mati melawan Johor Darul Ta'zim (JDT) di ajang Piala AFC pada 10 April mendatang.
Oleh karenanya banyak yang beranggapan Persija akan menurunkan pemain pelapis melawan skuat asuhan Djadjang Nurdjaman itu. Apalagi, Teco mengakui bahwa partai melawan JDT sangatlah penting bagi Persija.
"Sekali lagi soal menurunkan pemain pelapis itu tidak benar. Kita akan turunkan pemain yang terbaik dan paling siap untuk main besok. Kita punya waktu tiga hari setelah lawan Medan, saya pikir tiga hari waktu cukup istirahat pemain ketika melawan JDT nanti. Lawan Medan pasti turunkan yang terbaik," tegas Teco dalam jumpa pers jelang pertandingan, Kamis (5/4/2018).
Lebih lanjut, pelatih asal Brasil tersebut sudah menyiapkan strategi yang bakal diterapkan melawan PSMS. 18 pemain yang diboyong oleh Teco pastinya akan siap memberikan yang terbaik.
"Kita setelah lawan Arema (pekan lalu) punya waktu untuk istirahat buat recovery yang benar buat semua pemain. Selain itu, kita sudah mempersiapkan dari segi teknik maupun taktik. Pastinya 18 pemain yang dibawa ke Medan sudah siap untuk main besok," ujarnya.
Sementara itu, pemain Persija Fitra Ridwan juga mengaku sudah siap untuk laga besok. Mewakili para pemain, Fitra berikrar siap mencuri tiga poin dari kandang PSMS.
"Kami sudah latihan dua hari ini, intinya kita siap main besok. Semoga bisa meraih tiga poin," ujar Fitra Ridwan.
Baca Juga: Pemkab Bogor Belum Restui Persija Pakai Pakansari, Ini Alasannya
Berita Terkait
-
Persib Juara, Jordi Amat Tetap Anggap Persija yang Mainkan Sepak Bola Terbaik di Super League
-
John Herdman Puji Kualitas Teknis Rayhan Hannan, Begini Kata-katanya
-
Panggilan Timnas Indonesia Jadi Momentum Rayhan Hannan Unjuk Kualitas di SUGBK?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
-
Witan Sulaeman Buka Suara Usai Disebut Bakal Gabung Garudayaksa FC
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia