Suara.com - Duel sengit terjadi di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4/2018) dini hari WIB. Menjamu Juventus di leg kedua babak perempat final Liga Champions, Real Madrid nyaris saja dipaksa memainkan babak tambahan.
Juventus yang tumbang tiga gol tanpa balas di leg pertama di Turin, tampil mengejutkan sejak bola bergulir. Anak-anak asuh Massimiliano Allegri tidak membutuhkan banyak waktu untuk membungkam publik Bernabeu.
Dua menit bola bergulir, Mario Mandzukic yang menyambar sodoran bola dari mantan penggawa Madrid, Sami Khedira, berhasil memangkas agregat di awal pertandingan.
Dikejutkan gol cepat Mandzukic, Madrid tidak mampu berbuat banyak. Meski mendominasi penguasaan bola di lini tengah, kokohnya tembok pertahanan La Vecchia Signora tak juga mampu diruntuhkan.
Alih-alih menyeimbangkan papan skor, Madrid justru kembali kebobolan di menit 37. Lewat skema serangan balik cepat, umpan lambung Stephan Lichtsteiner tidak disia-siakan Mandzukic yang langsung menanduknya ke dalam gawang Keylor Navas. 0-2 untuk keunggulan Juventus menutup babak pertama.
Memasuki menit 61 babak kedua, Juventus berhasil menyamakan agregat. Serangan balik cepat jawara Serie A kembali terbukti ampuh mengatasi kurungan para pemain Madrid.
Umpan silang yang dilepaskan Douglas Costa ke daerah pertahanan Madrid, tidak memberikan pilihan lain bagi Navas selain keluar dari sarangnya mencoba untuk menghalau bola. Namun Navas kalah cepat dari Blaise Matuidi yang mengubah skor menjadi 0-3.
Baca Juga: Ketua DPR Akui Masyarakat Indonesia Tengah Diserang Proxy War
Berhasil memangkas defisit tiga gol, Juventus yang hanya membutuhkan satu gol untuk membalikkan situasi masih berupaya keluar dari kurungan para pemain Madrid. Di sisi lain, Madrid tampil lebih menggila dan tensi di arena pertandingan pun semakin memanas.
Puncaknya, di menit 90+4, pertandingan sempat terhenti ketika para pemain dari kedua kubu terlibat adu mulut dan saling dorong menyusul keputusan wasit menunjuk titik penalti setelah Medhi Benatia mendorong Lucas Vazquez di kotak terlarang.
Akibat perseteruan tersebut, kapten Juventus, Gianluigi Buffon pun diusir keluar lapangan. Menanggapi kartu merah itu, Allegri pun memutuskan untuk menarik keluar Gonzalo Higuain dan memasukkan penjaga gawang Wojciech Szczesny.
Akan tetapi, Szczesny tak mampu mematahkan peluang emas tuan rumah. Cristiano Ronaldo yang maju sebagai algojo pun mengubah skor menjadi 1-3 dan memastikan satu tiket semifinal bagi sang juara bertahan.
Berita Terkait
-
Real Madrid Kirim Bantuan Rp 20,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Venezuela
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Cetak 19 Gol, Lionel Messi Lewati Rekor Para Legenda di Piala Dunia
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
ABM LOC Pastikan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia Siap Digelar di Stadion Manahan
-
Paraguay Singkirkan Jerman di Piala Dunia 2026, Gustavo Alfaro Bongkar Kunci Suksesnya
-
Resmi Gabung Persija Jakarta, Aqil Savik: Tujuan yang Tepat!
-
Maxwell Resmi Tinggalkan Indonesia, Eks Striker Persija Tidak Gabung Persib Bandung
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia