Suara.com - Liga 2 2018 akan mulai digulirkan pada 21 April, dengan 24 tim peserta. Persis Solo kontra peserta Liga 1 musim lalu, Semen Padang, akan menjadi partai pembuka yang akan digelar di Stadion Manahan, Solo.
Sama halnya dengan Liga 1, tim-tim Liga 2 juga akan menerima subsidi untuk mengarungi musim ini. Namun, untuk Liga 2, dana subsidi yang diberikan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak rata seperti peserta Liga 1.
Sebanyak 24 tim Liga 2 akan menerima dana subsidi total sebesar Rp1,250 miliar. Dan bagi tim yang melaju ke babak delapan besar bakal mendapatkan tambahan subsidi sebesar Rp250 juta. Sementara tim-tim yang nantinya lolos ke semifinal tidak akan lagi menerima hadiah.
"Semifinal tidak dapat karena akan dapat hadiah. Juara 1 akan dapat tambahan Rp1,5 miliar, peringkat dua Rp1 miliar, peringkat ketiga Rp500 jt, dan peringkat 4 Rp250 juta," kata Direktur Utama PT LIB Berlinton Siahaan usai acara manajer meeting Liga 2, Senin (16/4/2018).
Berbeda dengan sistem kompetisi Liga 1, Liga 2 akan dibagi ke dalam dua wilayah Barat dan Timur. Akan ada lima babak dalam kompetisi Liga 2 2018. Kelimanya adalah babak pendahuluan, perempatfinal, semifinal, play-off perebutan tempat ketiga dan final.
Dalam regulasi dijelaskan bahwa klub pemenang dalam babak final dinyatakan sebagai juara Liga 2 2018. Kemudian, klub juara, peringkat dua dan peringkat tiga mendapatkan hak untuk promosi ke Liga 1 2019.
Sedangkan klub yang menduduki peringkat 10, peringkat 11 dan peringkat 12 pada masing-masing grup pada babak pendahuluan (keseluruhan berjumlah enam klub) akan terdegradasi. Diprediksi Liga 2 bakal berakhir pada 2 Desember 2018.
"Pertandingan akan selesai atau berakhir pada 2 Desember 2018. Tepatnya Satu pekan sebelum Liga 1 selesai," pungkas Berlinton
Baca Juga: Lelaki Diduga Dukun Palsu Nyaris Dikeroyok Warga Tangerang
Berita Terkait
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia