Suara.com - Indonesia kedatangan dua pelatih akademi sepak bola Tottenham Hotspur, Anton Blackwood dan Danny Mitchell. Kedatangan keduanya dalam rangka mengembangkan kualitas sepak bola di Indonesia.
Kedatangan Anton dan Danny merupakan bagian dari program perusahaan asuransi AIA, bertajuk AIA Sepak Bola untuk Negeri - Train the Trainer. Kehadiran mereka diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelatih-pelatih di tanah air.
"Train the Trainer adalah bagian dari AIA Sepak Bola untuk negeri, jadi kami mendatangkan dua coach dari Tottenham Hotspur Football Academy yaitu Danny Mitchell dan Anton Blackwood. Mereka datang untuk memberikan pelatihan ke guru-guru sekolah dasar di Jakarta. Setelah ini kita akan ke Ambon dan ke Bandung," ujar Head of Brand and Communication, PT AIA Financial, Kathryn Parapak di Lapangan Simprug Pertamina, Jakarta Barat, Rabu (18/4/2018).
Nantinya Anton Blackwood dan Danny Mitchell akan melatih guru-guru SD di empat lokasi berbeda yakni Jakarta, Ambon, Tulehu dan Bandung. Keduanya pun merasa senang bisa membagikan ilmu di Indonesia.
"Saya sangat senang bisa membagikan filosofi milik kita. Itu sangat bagus karena mereka (para pelatih) memiliki semangat untuk melatih," kata Anton Blackwood dilokasi yang sama.
Sementara Danny Mitchell berharap pelatihan yang mereka berikan bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan sepak bola di Indonesia.
"Merupakan kehormatan bagi saya bisa terlibat dalam AIA Sepak Bola Untuk Negeri - Train the Trainer. Minggu ini kami akan melatih sekitar 120 pelatih. Jika satu pelatih tersebut membina sekitar 10 pemain, maka pelatihan ini akan berdampak pada lebih dari seribu pemain muda di Indonesia. Inilah dampak yang ingin kami ciptakan," ungkap Danny.
AIA Sepak Bola Untuk Negeri -Train the Trainer adalah kelanjutan dari program AIA Sepak Bola Untuk Negeri yang diluncurkan pada Maret 2018 dan dihadiri oleh David Beckham.
Baca Juga: Fadli Zon: Prabowo Bahas Pilpres 2019 dengan PKS Pekan Depan
Selama dua minggu ke depan Anton Blackwood dan Danny Mitchell akan membagikan filosofi dan kurikulum ala Tottenham Hotspur baik bagi pelatih maupun para pemain muda Indonesia.
Setelah Jakarta, kedua pelatih akademi Tottenham Hotspur itu rencananya akan terbang ke Ambon dan desa sepak bola Tulehu pada 20-22 April 2018, untuk memberi pelatihan dan coaching clinic bagi para pelatih pemula, guru olahraga sekolah dasar, dan para pemain muda.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Tottenham Masuk Perburuan Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Harga Selangit
-
Bek Baru Tottenham, Beban Berat Marcos Senesi Mengembalikan Kejayaan The Lilywhites Musim Depan
-
Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak