Suara.com - Manajer Manchester United Jose Mourinho menegaskan bahwa persaingannya dengan Arsene Wenger membuktikan bahwa dia menghormati manajer Arsenal itu. Mourinho pun mendoakan Wenger sukses di masa depannya setelah meninggalkan Arsenal.
The Gunners telah mengkonfirmasikan bahwa Wenger akan mundur dari posisinya di akhir musim ini. Itu artinya manajer asal Prancis ini akan mengakhiri hampir 22 tahun kekuasaannya di klub kota London Utara ini.
Mourinho pun telah menunjukkan perseteruannya dengan Wenger sejak pindah ke Inggris pada 2004. Puncak perseteruannya saat manajer asal Portugal ini menyebut pelatih berusia 68 tahun itu sebagai spesialis kegagalan pada 2014.
Namun, manajer MU ini mengatakan bahwa perselisihan dirinya dan Wenger hanya menggarisbawahi rasa saling hormat diantara mereka. Ia mengklaim, orang yang tidak setuju akan hal itu bukan orang yang mengerti dengan sepak bola nyata.
"Jika dia bahagia, saya senang. Jika dia sedih, saya sedih," ungkap Mourinho saat ditanya soal reaksinya atas keputusan Wenger mundur di akhir musim ini.
"Saya selalu berharap yang terbaik untuk lawan saya jadi bagi saya itulah intinya: jika dia senang dengan keputusan itu, jika dia melihat ke depan untuk bab berikutnya dalam karirnya dan hidupnya, saya benar-benar bahagia untuknya; jika dia sedih, aku sedih."
"Mr Wenger dan Arsenal selama bertahun-tahun merupakan saingan terbesar dari era Sir Alex. Saya cukup yakin kami akan menunjukkan rasa hormatnya kepada Wenger."
"Ini bukan tentang penyesalan. Saya pikir pertanyaan Anda adalah pertanyaan khas dari seseorang yang tidak berada di sisi ini: bukan manajer, bukan pemain. Anda tidak tahu cara kita menghormati satu sama lain, meskipun kadang-kadang dalam beberapa saat itu sepertinya kita tidak," tukas Mourinho. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Manchester United Butuh 'Paul Scholes Baru' di Bursa Transfer Musim Panas
-
Tak Lagi Tinggal di Hotel, Marcus Rashford Dipastikan Angkat Koper dari Manchester United
-
Wonderkid Arsenal Keturunan Indonesia Bikin Hattrick, Bakal Dilirik John Herdman?
-
YTTA: Dari Algojo Dingin sampai Spesialis Gagal, Ini Fakta Penalti Premier League
-
5 Fakta Usai Kemenangan Manchester United 3-2 atas Fulham, Carrick Masuk Buku Sejarah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
Manchester United Butuh 'Paul Scholes Baru' di Bursa Transfer Musim Panas
-
Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
-
Putra Legenda Liverpool, Beau Redknapp Resmi Debut di Brentford U-21
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan