- PSG dan Arsenal akan berduel di final Liga Champions 2026 yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei.
- Pelatih Luis Enrique dan Mikel Arteta memiliki hubungan dekat sejak bermain bersama di Barcelona pada akhir era 1990-an.
- Kedua pelatih asal Spanyol tersebut saling memberikan penghormatan tinggi atas pencapaian dan filosofi sepak bola masing-masing jelang laga.
Suara.com - Juru taktik Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, mengirim pesan penuh respek kepada Mikel Arteta jelang final Liga Champions 2026.
PSG memastikan tiket ke partai puncak setelah menyingkirkan Bayern Munich dengan agregat 6-5 di semifinal. Di sisi lain, Arsenal besutan Arteta lolos usai menumbangkan Atletico Madrid.
Final Liga Champions 2026 pun menghadirkan duel emosional antara dua pelatih asal Spanyol yang memiliki hubungan dekat sejak masih bersama di Barcelona.
Reuni Sahabat dari Barcelona
Luis Enrique dan Mikel Arteta pernah bermain bersama di Barcelona pada akhir 1990-an. Kedekatan itu membuat Enrique tetap memberi penghormatan tinggi kepada Arteta meski kini menjadi lawan di partai final.
“Saya sangat menghargai Mikelito Arteta!” ujar Luis Enrique seusai memastikan PSG lolos ke final, dikutip dari laporan Fabrizio Romano.
Enrique mengenang Arteta sebagai pemain muda berbakat saat keduanya berada di Camp Nou. Ia juga memuji perkembangan Arsenal di bawah arahan mantan asistennya tersebut.
Menurut Enrique, Arteta berhasil membangun skuad kompetitif dengan identitas permainan yang kuat di London Utara.
PSG Waspadai Arsenal
Baca Juga: Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus
Luis Enrique menilai laga final di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei mendatang tidak akan berjalan mudah bagi PSG.
“Itu akan menjadi pertandingan yang sulit dan berat, tetapi kami sangat percaya pada gaya permainan sepak bola kami,” tegas Enrique.
Sementara itu, Arteta sebelumnya juga sempat memberikan pujian kepada Enrique. Pelatih Arsenal itu menyebut Enrique sebagai salah satu sosok yang berpengaruh dalam perkembangan karier kepelatihannya.
“Bagi saya, dia adalah salah satu pelatih terbaik di dunia dan seseorang yang sangat membantu saya. Saya memiliki rasa hormat yang setinggi-tingginya terhadap dirinya dan cara kerjanya,” kata Arteta.
Final musim ini sekaligus menjadi ajang balas dendam Arsenal. Pada semifinal musim lalu, The Gunners disingkirkan PSG dengan agregat 1-3.
Arsenal memastikan langkah ke final setelah menang agregat 2-1 atas Atletico Madrid lewat gol penentu Bukayo Saka. Sementara PSG datang dengan status juara bertahan usai musim lalu menghancurkan Inter Milan 5-0 di final.
Berita Terkait
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah
-
Jumpa Arsenal di Final, Luis Enrique Kenang Pernah Satu Tim dengan Mikel Arteta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ruang Ganti Manchester United Makin Solid, Amad Diallo Dukung Carrick Permanen
-
Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026
-
Strategi Adidas Kuasai Piala Dunia 2026: Lionel Messi Adu Akting dengan Timothe Chalamet