Suara.com - Otoritas tertinggi sepak bola dunia (FIFA) punya ambisi membuat turnamen baru antar klub dan negara. Namun rencana itu rupanya ditolak oleh klub-klub di Liga Eropa.
Namun organisasi yang mewakili liga sepak bola papan atas Eropa mengatakan mereka mengambil posisi menentang rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino menghadirkan turnamen tersebut, seperti dikutip dari Antara, Kamis (3/5/2018).
Liga Eropa menyatakan akan menentang perubahan format Piala Dunia antar-Klub yang digagas FIFA dan turnamen baru Liga Negara-Negara yang akan digulirkan sesuai rencana Infantino. Infantino sendiri mengkalim rencananya itu didukung oleh konsorsium investor internasional yang belum disebutkan namanya.
Menurut Presiden Liga Eropa Lars-Christer Olsson, rencana FIFA tersebut adalah niatan lama yang kini kembali digulirkan.
"Proses ini mengingatkan saya pada cara bertindak 'FIFA lama' yang saya pikir telah kami tinggalkan. Apa yang kami alami adalah kurangnya konsultasi dan transparansi, serta manipulasi yang disengaja dari struktur pengambilan keputusan FIFA dalam menyajikan proposal ini," kata Olsson.
"Untuk menyajikan rencana jangka panjang 12 tahun dengan banyak ketidakpastian dan kurangnya informasi terdengar, bagi saya, seperti halnya 'kaleng cacing'," sambung Olsson.
Berita Terkait
-
Geger Donald Trump Dikabarkan Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Gavi Kirim Pesan Mengejutkan ke FIFA Pasca Dicekik Leandro Paredes
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes Usai Cekik Bek Spanyol!
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pesanan Ekspor Lesu, Industri Alas Kaki Nasional Masuk Zona Kontraksi
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Standar Tinggi untuk Dosen: Sudah Siapkah Sistem Kita di Lapangan?
-
2 Maskara Dazzle Me Wudhu Friendly, Mudah Dihapus Tapi Anti Luntur Cuma Rp30 Ribuan
-
Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif
-
Tetangga Manfaatkan Kedekatan, Siswi SMP di Pangandaran Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri
-
Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
-
Sampah Bandung Disulap Jadi Hidrogen, Pertamina Siapkan Model Energi Masa Depan Indonesia
-
Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi