Suara.com - Jelang digelarnya final Liga Champions, kritik kembali menghujani pemain bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo. Ketajaman pemain berjuluk CR7 itu dipertanyakan, beberapa hari jelang duel hidup mati Madrid kontra Liverpool.
Ketajaman Ronaldo kembali menjadi sorotan setelah dirinya gagal menyumbang gol bagi Los Blancos di semifinal. Di babak empat besar tersebut, Madrid menyingkirkan Bayern Munich dengan agregat 4-3.
Dari empat gol yang dilesakkan para pemain Madrid, tak satupun lahir dari kaki atau kepala Ronaldo. Empat gol tersebut justru lahir dari Marcelo, Marco Asensio dan Karim Benzema.
Gagal mencetak gol di semifinal Liga Champions, Ronaldo menutup musim La Liga 2017/18 dengan sebuah gol saat Real Madrid bermain imbang 2-2 dengan Villarreal di laga pamungkas. Namun, hal itu tampaknya dinilai tidak cukup membuktikan kesiapan Ronaldo untuk beradu tajam dengan winger Liverpool Mohamed Salah di babak final.
"Cristiano sadar jika seorang pemain pasti mengalami masa sulit. Itu yang menjadikannya sebagai pemain terbaik," kata Zidane seperti dikutip Scoresway.
"Sebagian pemain menderita saat berada di bawah tekanan, sebagian lainnya tidak. Dia (Ronaldo) termasuk yang tidak. Semakin anda mengkritiknya...hati-hati," ujar pelatih asal Prancis.
Bahkan beredar kabar jika Madrid ingin memboyong Salah ke Santiago Bernabeu musim depan. Salah yang menyumbang 44 gol bagi Liverpool musim ini, dikabarkan masuk dalam daftar perburuan pemain Madrid.
Namun hal itu dibantah Zidane dengan tegas.
Baca Juga: Hina Habib Rizieq dan Amien Rais, Anggota DPRD Dikeroyok Massa
"Tidak, saya punya Cristiano (Ronaldo) dan saya sudah berbicara kepada para pemain saya," ujarnya.
Di La Liga musim 2017/18, tidak seperti musim-musim sebelumnya, Ronaldo hanya menyumbang 26 gol bagi Madrid. Akan tetapi di Liga Champions, Ronaldo saat ini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dengan 15 gol dari 12 pertandingan. Kenyataan yang seperti sudah cukup mematahkan kritik soal ketajaman dirinya di final kompetisi kasta tertinggi benua biru.
Final Liga Champions antara Real Madrid vs Liverpool itu sendiri bakal digelar di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina, 27 Mei mendatang.
Berita Terkait
-
Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?
-
Carlos Espi Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Jose Mourinho: Kami Beruntung
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Meski Diincar Real Madrid, Rodri Pilih FC Barcelona untuk Wujudkan Mimpi
-
Jose Mourinho Kembali ke Bernabeu, Mbappe Langsung Bicara Trofi: Dia Tahu Cara Menang
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut
-
Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan
-
Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal
-
KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional
-
Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum
-
Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun
-
Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus
-
Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural