Suara.com - Laga puncak yang tengah ditunggu-tunggu segera dihelat besok Minggu dinihari. Real Madrid menuju final Liga Champions sebagai juara bertahan dan mengincar gelar Eropa mereka untuk keempat kalinya secara beruntun dalam lima tahun, namun lawannya Liverpool tidak memberi sinyal takut terhadap pasukan Zinedine Zidane.
Kemenangan beruntun ketiga bagi Real merupakan hal yang belum pernah terjadi di era Liga Champions, namun meski tim Spanyol itu kaya pengalaman, tim Juergen Klopp tidak kekurangan rasa percaya diri.
"Kami tahu bahwa Real Madrid merupakan tim fantastis dengan pemain-pemain fantastis, namun kami juga percaya bahwa kami memiliki tim yang bagus dan kami perlu untuk pergi dan tampil di level yang saya tahu kami mampu melakukannya. Saya rasa jika kami melakukannya, maka kami dapat menyakiti Madrid," kata kapten Liverpool Jordan Henderson.
Itu adalah pesan yang jelas memperlihatkan keyakinan yang datang dari atas, di mana Klopp meyakini benar bahwa meski pengalaman merupakan suatu keuntungan, hal itu merupakan sesuatu yang dapat dinetralisir sepanjang pertandingan.
"Pengalaman sangat penting, dan saya yakin bahwa dalam sedetik seblum pertandingan Real Madrid akan lebih percaya diri dibanding kami. Namun hal itu tidak penting karena pertandingan tidak berakhir di detik itu. Itu hanya awal," tutur pria Jerman tersebut.
"Mereka benar-benar kuat namun mereka belum pernah bermain melawan kami. Kami adalah Liverpool. Bukan hanya klub sepak bola yang bagus, namun kami memilikinya di dalam DNA bahwa kami dapat melaju untuk hal yang benar-benar besar." "Dan kami berada di sini karena kami adalah Liverpool. Kami paling banyak mencetak gol dan memiliki laju luar biasa menuju final. Mereka memiliki lebih banyak pengalaman -- namun dalam pertandingan hal itu tidak membantu sepanjang waktu. Kami harus menyulitkan mereka semampu kami." Sudah 11 tahun berlalu sejak terakhir kali klub Merseyside itu tampil di final Liga Champions, dan tidak seorang pun pemain di tim itu yang pernah mengalami tampil di panggung terbesar kompetisi klub elit Eropa.
Hal itu dapat menimbulkan rasa cemas namun Klopp meyakini timnya telah melakukan persiapan yang cukup untuk laga ini serta kualitas lawan yang akan dihadapi.
"Semua hal yang kami kerjakan sejak kami bersama-sama sebenarnya dilakukan untuk digunakan pada pertandingan seperti Sabtu," ucapnya.
"Hanya itulah alasan untuk melakukannya, melakukan persiapan untuk momen-momen yang benar-benar besar ini. Para pemain akan gugup, itu perasaan yang sangat normal." "Peluit pertama, bermain sepak bola, bertarung bersama rekan-rekan Anda, menembak, menggebrak, mengirim umpan silang, menyundul, melakukan tendangan salto jika Anda ingin atau jika Anda memiliki kesempatan untuk melakukan hal-hal ini -- karena ini hanya pertandingan sepak bola, pertandingan sepak bola yang besar tentunya, namun hanya pertandingan sepak bola." (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!