- Sabtu (2/8/2026), Israel dan AS menyerang Teheran, menghancurkan SD dan membombardir rumah Pemimpin Tertinggi Iran.
- Garda Revolusi Iran mengancam akan menggunakan senjata rahasia setelah membalas serangan menggunakan rudal stok lama.
- Iran menyerang empat pangkalan militer AS di Teluk, yaitu di Qatar, Kuwait, UEA, dan Bahrain sebagai balasan serangan.
Suara.com - Garda Revolusi Iran menyebar ancaman kepada Amerika Serikat dan Israel, bahwa mereka baru mengeluarkan rudal-rudal stok lama dalam serangan balasan atas agresi kedua negara tersebut, Sabtu (2/8/2/2026).
Sabtu pagi, Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke jantung kota Teheran.
Serangan itu termasuk menghancurkan gedung SD khusus perempuan yang menewaskan sedikitnya 51 siswi.
Tak hanya itu, agresi Israel dan AS juga membombardir rumah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Dikutip dari media sosial Tehran News, Penasihat Panglima Garda Revolusi Iran, Sardar Ebrahim Jabbari, mengungkap rudal-rudal yang ditembakkan ke Israel maupun pangkalan militer AS di Timur Tengah hari ini adalah stok lama.
“Trump harus tahu, bahwa hari ini, kami menembakkan rudal-rudal stok lama dari gudang senjata," kata Jabbari.
Ia lalu melanjutkan, "Sebentar lagi, kami akan memperlihatkan senjata-senjata yang belum pernah Anda lihat sebelumnya.”
Pernyataan ini segera menjadi sorotan dunia karena mengindikasikan Iran memiliki teknologi persenjataan rahasia, kemungkinan besar berupa rudal hipersonik generasi terbaru atau drone bunuh diri dengan kecerdasan buatan yang belum pernah diuji coba di medan tempur manapun.
Informasi ini diperkuat oleh beredarnya pernyataan juru bicara Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran melalui akun media sosial Arya (@AryJeay).
Baca Juga: Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Akun tersebut mengunggah pesan-pesan ultimatum yang ditujukan kepada aliansi Washington-Tel Aviv.
"Kami akan memberi Israel dan Amerika sebuah pelajaran yang belum pernah mereka alami dalam sejarah mereka," bunyi pesan pertama yang diunggah akun tersebut.
Empat Pangkalan Militer AS Digempur Rudal
Bukan sekadar gertakan sambal, militer Iran membuktikan ancamannya dengan melakukan serangan balik besar-besaran ke berbagai pangkalan strategis AS yang tersebar di wilayah Teluk.
Langkah ini diambil setelah Israel melancarkan serangan rudal ke Teheran pagi tadi, yang menurut laporan Associated Press, terjadi sangat dekat dengan kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Berdasarkan data yang dihimpun, Iran tidak segan-segan memperluas target serangannya kepada pihak-pihak yang turut campur memberikan bantuan militer ke AS dan Israel.
Sedikitnya terdapat 4 pangkalan militer AS yang menjadi sasaran empuk hujan rudal Iran, hari ini:
- Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar.
- Pangkalan Al Salem di Kuwait.
- Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA).
- Pangkalan Armada ke-5 AS di Bahrain.
Serangan ke empat titik strategis ini merupakan tamparan keras bagi sistem pertahanan udara AS di kawasan tersebut.
Hal ini juga menjadi sinyal bahaya bagi negara-negara tetangga Iran yang selama ini mengizinkan wilayahnya digunakan sebagai basis operasi militer Barat.
Berita Terkait
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Siapa Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Jadi Target Militer AS dan Israel
-
Ancaman Iran ke AS-Israel Usai Serangan: Siapkan 'Pelajaran Bersejarah'!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Ada Kendaraan Tempur AS 'Ngetem', Negara-Negara Timur Tengah Ikut Kecipratan Rudal Iran
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran