- Inisiator utama transfer Maarten Paes ke Ajax adalah Direktur Sepak Bola Ajax, Marijn Beuker, bukan Jordi Cruyff.
- Jordi Cruyff berperan krusial pada tahap akhir negosiasi kepindahan kiper Timnas Indonesia tersebut ke Ajax Amsterdam.
- Paes menerima tawaran Ajax dengan cepat karena menganggapnya kesempatan emas untuk mengembangkan kemampuan di fasilitas klub barunya.
Suara.com - Kepindahan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes ke raksasa Belanda Ajax Amsterdam ternyata menyimpan cerita menarik di baliknya.
Dalam sebuah wawancara eksklusif, Paes secara blak-blakan mengungkapkan adanya peran dari sosok penting PSSI, Jordi Cruyff dalam proses transfernya.
Jordi Cruyff yang kini menjabat sebagai direktur teknik baru Ajax, diketahui juga memegang posisi sebagai penasihat teknis untuk PSSI.
Kedekatan inilah yang memunculkan spekulasi bahwa Cruyff adalah otak di balik kepindahan sang kiper.
Namun, Paes meluruskan hal tersebut. Ia menegaskan bahwa inisiator utama transfernya bukanlah Cruyff, melainkan Direktur Sepak Bola Ajax, Marijn Beuker.
Meskipun begitu, ia tak menampik bahwa Jordi Cruyff memiliki peran krusial di tahap akhir negosiasi.
"Marijn Beuker aktif di jendela transfer terakhir. Kontak utama kami adalah dengannya," ucap Maarten Paes dikutip dari ESPN.
"Saya mengenal Jordi dengan baik sejak saya di Indonesia. Saya selalu memiliki kontak yang baik dengannya, karena dia adalah penasihat di sana. Kontak utama saya adalah dengan Marijn."
"Menjelang transfer, Jordi menghubungi saya untuk menyelesaikan detailnya," tambah eks FC Dalas ini.
Baca Juga: Kenalkan Batik hingga Rendang, Maarten Paes dan Denny Landzaat Bawa Budaya Indonesia ke Ajax
Kiper berusia 27 tahun ini mengaku bahwa tawaran dari Ajax datang begitu cepat dan ia sama sekali tidak berpikir dua kali untuk menerimanya. Baginya, ini adalah sebuah kesempatan emas yang sudah lama ia nantikan.
"Seiring berjalannya hari, saya menyadari bahwa itu adalah ketertarikan yang serius. Saya langsung tahu bahwa saya benar-benar menginginkan ini," ujar Paes.
"Dallas memberi saya tawaran, yang saya hargai dari klub tersebut. Begitulah semuanya terjadi di akhir jendela transfer," sambungnya.
Kini setelah resmi menjadi bagian dari Ajax dan melakoni debut gemilang, Paes merasa sangat antusias.
Ia melihat lingkungan dan fasilitas di klub barunya sebagai sarana yang sempurna untuk terus berkembang.
"Ini adalah bulan yang fantastis. Fasilitas yang hebat. Anda memiliki semua bahan di sini untuk menjadi pemain yang lebih baik. Sangat menyenangkan untuk bekerja di sini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0