Suara.com - Kendati berhasil mengungguli Indonesia dalam pertandingan persahabatan, tim nasional Thailand mengakui jika Susanti dan kawan-kawan bukanlah lawan yang mudah untuk dikalahkan.
Pelatih Timnas Sepakbola Wanita Thailand, Nuengrutai Srathongvian mengatakan jika pertemuan di laga kedua kontra Indonesia cukup menantang. Menurutnya, Indonesia berbenah dengan cepat pascakekalahan di pertemuan pertama.
Meski demikian, keseluruhan, Nuengrutai mengaku cukup puas dengan hasil yang didapat Nipawan Panyosuk dan kawan-kawan.
"Kita mencoba untuk terus belajar dan menjadikan hasil ini sebagai upaya pengembangan sepak bola, khususnya wanita di Thailand," katanya usai pertandingan di Stadion Gelora Jakabaring (GSJ) Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (30/5/2018).
Ia menilai, di laga kedua ini, pola permainan Indonesia cukup berkembang. Bahkan, saat beberapa kali penyerangnya mencoba menusuk ke pertahanan tim merah putih, selalu kandas.
"Defence mereka (Indonesia) sangat rapat dan baik sekali," tegasnya.
Sementara itu, Pelatih Timnas Wanita Indonesia Satia Bagdja Ijatna mengaku jika mereka mampu sedikit mengimbangi permainan Thailand di pertemuan kedua ini.
"Anak-anak lebih tenang dan mampu mengontrol bola dengan baik," katanya.
Setelah uji coba ini, pihaknya segera melakukan evaluasi mengingat Asian Games tinggal beberapa bulan lagi. "Setiap uji coba, kita tidak mencari kemenangan. Kita akan cari lawan sekelas mereka (Thailand). Kita jadikan pembelajaran. Apalagi, melawan tim kelas dunia bukan hal yang gampang. Kita tetap berikan apresiasi kepada timnas Indonesia atas pertandingan ini. Mereka bermain baik," pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Baca Juga: Jokowi Akan Temui Korban Pelanggaran HAM di Aksi Kamisan Hari Ini
Tag
Berita Terkait
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026