Suara.com - Everton resmi menunjuk pria Portugal Marco Silva sebagai manajer baru mereka dengan ikatan kontrak tiga tahun. Hal ini dikonfirmasi klub berjuluk The Toffees itu via laman resmi mereka.
Silva, yang merupakan mantan manajer Hull City dan Watford, menggantikan posisi Sam Allardyce sebagai pelatih kepada Everton. Big Sam -julukan Allardyce- sendiri dipecat baru-baru ini, setelah hanya enam bulan melatih di Goodison Park.
Everton finis di peringkat kedelapan papan klasemen Liga Inggris 2017/2018 di bawah asuhan Allardyce, namun para penggemar memang tidak puas dengan kualitas permainan yang ditampilkan Theo Walcott dan kolega.
Silva pun tentu memiliki tugas berat untuk memperbaiki peruntungan sembilan kali juara Liga Inggris tersebut, yang terakhir kali memenangi gelar pada 1987.
"Saya benar-benar bangga untuk menjadi manajer baru Everton," kata Silva di laman resmi klub.
"Saya mengetahui sejarah besar Everton sebagai klub dan apa yang diharapkan para penggemar. Saya yakin dengan semua orang bekerja sama, saya akan siap untuk tantangan ini," tutur pria berusia 40 tahun itu.
"Kami memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan pada bulan depan dan penting untuk mempersiapkan semuanya dengan cara yang tepat. Namun akan ada pekerjaan yang lebih penting untuk dilakukan dari awal pramusim menuju pertandingan pertama di Liga Inggris musim depan," jelasnya.
Silva sempat memimpin raksasa Yunani Olympiakos meraih gelar liga ke-43 mereka pada 2016, setahun setelah menjuarai Piala Portugal bersama Sporting CP.
Ia tidak mampu mengamankan Hull dari jerat degradasi Liga Inggris 2016/2017, namun enam kemenangan kandang dari 18 pertandingan di bawah arahannya menjaga mereka tetap hidup pada persaingan di zona merah, sampai satu pertandingan sebelum laga terakhir pada musim tersebut.
Silva dipecat Watford pada Januari 2018, di mana klub menyalahkan Everton untuk "pendekatan ilegal" terhadap dirinya pada November 2017. Silva memang dianggap sudah tidak fokus menangani Watford semenjak mendapat pendekatan dari Everton tersebut.
Berita Terkait
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026