Suara.com - Brasil gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang oleh Swiss 1-1 pada laga pertamanya di Grup E Piala Dunia 2018. Gol Steven Zuber di babak kedua akhirnya membatalkan kemenangan tim favorit juara ini.
Pada laga di Rostov Arena, Senin (18/6/2018) dini hari WIB, Brasil sempat memimpin lebih dulu lewat gol Philippe Coutinho di babak pertama. Namun Swiss menyamakan kedudukan lewat gol Steven Zuber di babak kedua.
Dengan hasil ini Brasil dan Swiss harus puas berbagi satu poin di laga pertamanya Grup E. Itu artinya Grup E untuk sementara dipimpin oleh Serbia yang di laga sebelumnya mengalahkan Kosta Rika 1-0
Jalannya Pertandingan
Kedua tim langsung melakukan memperagakan permainan cepat di awal pertandingan. Swiss mencoba lebih dulu menekan lewat pergerakan Ricardo Rodriguez ke depan dan juga dibantu Granit Xhaka namun masih belum membuahkan hasil.
Sebuah usaha Blerim Dzemaili lewat sepakan kaki kanan Blerim Dzemaili menyambut umpan Xherdan Shaqiri masih terlalu tinggi di menit ke-3. Sementara Brasil perlahan lahan mulai mencoba menguasai bola dan menekan pertahanan Swiss.
Namun belum ada peluang berbahaya yang dilakukan oleh para pemain Brasil. Neymar mencoba bermain 1-2 dengan Gabriel Jesus di depan pertahanan Swiss namun bola masih dapat dipotong oleh pemain lawan.
Peluang dimiliki oleh Brasil di menit ke-11 lewat sepakan kaki kiri Paulinho di depan gawang namun masih melebar ke tiang jauh. Sementara Neymar terlambat untuk mengejar bola tersebut yang lebih dulu ke luar lapangan.
Brasil terus mencoba menekan pertahanan Swiss. Menit ke-17, sebuah serangan cepat dilakukan oleh Brasil namun sepakan Gabriel Jesus dari sisi kanan masih dapat diamankan kiper Yann Sommer.
Brasil akhirnya memimpin lebih dulu 1-0 lewat gol cantik Philippe Coutinho di menit ke-20. Gol dicetak Coutinho lewat sepakan kaki kanannya dari luar kota penalti dan bola lebih dulu mengenai tiang jauh sebelum masuk ke dalam gawang.
Sementara Swiss mencoba untuk mengejar ketertinggalannya namun masih kesulitan untuk menembus pertahanan Brasil. Sedangkan Brasil masih mencoba membuka peluang lewat sundulan Gabriel Jesus yang masih menyamping di menit ke-33.
Pada menit ke-40, sebuah pelung dimiliki oleh Swiss lewat sepakan kaki kanan Steven Zuber namun masih melebar ke sisi kanan gawang. Sementara peluang Brasil lewat sundulan Thiago Silva masih berada di atas gawang.
Skor 1-0 bagi Brasil bertahan hingga turun minum. Di awal babak kedua, Swiss lebih dulu menekan dan sebuah tendangan Blerim Dzemaili dari luar kotak penalti masih melenceng dari target.
Berita Terkait
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet
-
Merendah, Casemiro Sebut Brasil Bukan Favorit di Piala Dunia 2026
-
Sejarah Piala Dunia dalam 3 Menit: Dari 1930 hingga Era 48 Tim di Piala Dunia 2026
-
Timnas Brasil Bawa Barang 10 Ton di Piala Dunia 2026, Dari Laser Terapi hingga Ambulans
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!