Suara.com - Timnas Jerman selaku juara bertahan turnamen, akan mencoba bereaksi pada laga matchday 2 Grup F Piala Dunia 2018, Minggu (24/6/2018) dini hari WIB. Die Mannschaft -julukan Timnas Jerman- akan menjajal kekuatan Swedia.
Seperti diketahui, Jerman tampil buruk pada laga perdana mereka di Rusia '18. Armada Joachim Low tak bisa berbuat banyak saat jumpa Meksiko dan harus menyerah 0-1.
Melawan Swedia, kemenangan tentu wajib diraih Jerman untuk membuka kans mereka lolos ke fase gugur. Meski demikian, sebuah kutukan menghantui Thomas Muller dan kawan-kawan sebelum melakoni partai ini.
Kutukan tersebut adalah negara yang memiliki status juara bertahan akan gagal lolos dari fase grup di ajang Piala Dunia berikutnya. Hal ini tentu menghantui Jerman yang merupakan kampiun Piala Dunia empat tahun lalu.
Semua berawal ketika Italia menjadi juara Piala Dunia 2006. Namun, saat mentas di Piala Dunia 2010, Gli Azzurri yang menyandang status sebagai juara bertahan secara mengejutkan tidak lolos dari fase grup, meski 'hanya' tergabung dengan tim-tim gurem macam Paraguay, Selandia Baru dan Slovakia.
Setelah itu, Spanyol yang sukses menjuarai Piala Dunia 2010 juga merasakan nasib yang sama. La Furia Roja harus angkat koper lebih cepat dari Piala Dunia 2014. Berada di Grup B, Sergio Ramos dan kawan kawan kalah dari Belanda dan Cile, dan hanya menang sekali lawan Australia.
Kini, di Piala Dunia 2018, Jerman yang menyandang status juara bertahan pun dihantui kutukan tersebut. Ini terbukti dari memblenya penampilan mereka di laga matchday 1 Grup E kontra Meksiko. Der Panzer -julukan Timnas Jerman lainnya- tampil tumpul dan akhirnya takluk 0-1.
So, penasaran apakah Jerman bisa bangkit dengan mengalahkan Swedia dini hari nanti? Anda bisa menyaksikan laga yang akan kick-off pada pukul 01.00 WIB ini secara live streaming dengan membuka tautan ini.
Berita Terkait
-
Tak Peduli Dicap Vilain, Antonio Rudiger: Nama Saya Menghasilkan Banyak Klik
-
Teror Ular Berbisa di Markas Timnas Jerman, Kimmich Ungkap Kecemasan Pemain
-
Sorotan Tajam Piala Dunia 2026: Kontroversi Visa AS dan Bayang-Bayang Kesuksesan Rusia 2018
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir