Suara.com - Ada hal non-teknis yang melekat di hajatan sekaliber Piala Dunia yang saat ini tengah berlangsung di Rusia. Yaitu fenomena bahwa juara bertahan bakal gagal lolos grup setelah membawa pulang trofi edisi sebelumnya.
Hal ini pernah diterima Perancis, Italia, dan Spanyol, serta kini menjadi nyata dengan kekalahan Die Mannschaft, julukan bagi Timnas Jerman. Mereka sukses dibekuk Timnas Korea Selatan.
Salah satu pemain Jerman yang dituduh mempermulus jalan ke jurang kekalahan adalah Manuel Neuer, kiper Timnas Jerman.
Mantan striker Timnas Inggris, Chris Sutton melontarkan kritik keras terhadapnya usai Korea Selatan mereguk kemenangan pada Rabu (27/06/2018).
Menurut Sutton, gol kedua Korea Selatan yang dicetak Son Heung-min, murni kesalahan kiper Bayern Munchen. Kata Sutton, sebagai kiper, tak seharusnya Neuer ikut maju membantu serangan meski timnya tengah tertinggal 0 - 1.
"Manuel Neuer adalah aib. Apa yang dia lakukan di posisi sayap kiri? Dia adalah seorang kiper, kenapa dia berada di situ? Itu gol yang mudah dicetak Son, dan gawang Jerman pantas dirobek!" cerca Sutton di Radio BBC 5 seperti dilansir Metro, Kamis (28/06/2018).
Sutton yang kini menjadi seorang komentator menyoroti permainan Timnas Jerman. Menurutnya, pasukan Joachim Low tak menunjukkan karakternya sebagai juara bertahan, sehingga Jerman pantas tersingkir dari Piala Dunia 2018.
"Jerman, kalian pantas mendapatkan kekalahan dari Korea Selatan. Apa yang mereka tampilkan tak cukup bagus. Pertahanan mereka sungguh buruk, dan gol pertama Korea Selatan adalah hal yang hebat," tandas Sutton.
"Saya tak menyangka hal seperti ini akan terjadi. Saya pikir Jerman akan memanfaatkan momentum saat menang atas Swedia, nyatanya mereka bermain sangat lambat dan tanpa intensitas."
Baca Juga: The Simpsons Ternyata Sudah Ramal Final Piala Dunia 2018
Kekalahan atas Korea Selaran memastikan Jerman tersingkir dari Rusia di Piala Dunia 2018. Setelah mengawali pertandingan pertama dengan kekalahan 0 - 1 melawan Meksiko, Jerman tak pernah benar-benar bangkit di dua pertandingan sisa Grup F.
Meski menang 2 - 1 atas Swedia, gol kemenangan diciptakan pada menit-menit kritis, 90+5 melalui sontekan tendangan bebas Toni Kroos.
Dan di Matchday terakhir, Mesut Oezil dan kolega nyatanya tak mampu membalikkan keadaan. Mereka digasak The Taegeuk Warriors, julukan timnas Korsel, dengan skor 0 - 2.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus