Suara.com - Dewan Olimpiade Asia (OCA) telah merilis pembagian pot untuk cabang olahraga (cabor) sepakbola di Asian Games 2018. Tercatat ada 32 negara yang bakal ikut serta untuk cabor sepakbola. Dari 32 negara tersebut, dibagi ke dalam empat pot yang masing-masing diisi oleh delapan negara.
Indonesia selaku tuan rumah tergabung di pot 1 bersama beberapa tim unggulan yang merupakan raksasa Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, Uzbekistan, Iran, Arab Saudi, serta Irak. Itu artinya skuat asuhan Luis Milla tidak akan berhadapan dengan lawan-lawan kuat di fase grup nanti.
Akan tetapi, Indonesia tetap berpeluang segrup dengan tim-tim kuat lainnya yang menghuni pot 2. Mereka adalah China, Korea Utara, Qatar, Thailand, Oman, Bahrain, serta Uni Emirat Arab.
Rencananya, undian pembagian babak fase grup cabor sepakbola akan digelar di Jakarta pada 15 Juli nanti. Cabor sepakbola di Asian Games 2018 sendiri akan dipertandingkan pada 14 Agustus - 1 September mendatang.
Berikut pembagian pot cabor sepakbola Asian Games 2018:
Pot 1: Indonesia, Jepang, Suriah, Korea Selatan, Uzbekistan, Arab Saudi, Iran, Irak
Pot 2: China, Korea Utara, Oman, Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, Kyrgyzstan, Thailand
Pot 3: Malaysia, Laos, Vietnam, Yordania, Yaman, Bangladesh, Filipina, Hong Kong
Pot 4: Nepal, India, Kamboja, Timor Leste, Tajikistan, Singapura, Myanmar, Palestina
Baca Juga: Alasan Riko Simanjuntak Ajukan VAR di Laga Persija vs Persebaya
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey