Suara.com - Gelandang sentral andalan sekaligus kapten Timnas Jepang, Makoto Hasebe, langsung memutuskan untuk mundur dari pentas internasional setelah Tim Samurai Biru tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Keputusan pemain berusia 34 tahun tersebut juga diikuti oleh rekan setimnya, yakni gelandang serang Keisuke Honda. Jepang sendiri takluk secara dramatis dari Belgia di babak 16 besar dengan skor 2-3 dari Belgia, Selasa (3/7/2018) lalu.
Hasebe mengumumkan keputusannya untuk mundur dari timnas melalui laman Instagram pribadinya. Gelandang sentral yang kini membela panji Eintracht Frankfurt itu total mencatatkan 114 caps untuk Jepang.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kolega saya yang sudah berjuang bersama selama 12 setengah tahun sejak 2006, dan kepada seluruh masyarakat Jepang yang sudah mendukung saya," tulis Hasebe.
Sementara itu, Honda menyatakan mengambil langkah ini demi membuka jalan bagi generasi baru Jepang untuk berkembang.
"Mereka (generasi baru) akan membuat sejarah baru bagi sepakbola Jepang," ucap eks penggawa AC Milan yang kini berstatus free agent usai dilepas klub Meksiko Pachuca tersebut, seperti dilansir FourFourTwo.
Menorehkan total 37 gol dari 98 caps bersama Jepang, peran Honda di Piala Dunia tahun ini memang mulai tergantikan. Ia tak lagi jadi pilihan utama di starting eleven, sebagaimana pemain berusia 32 tahun itu hanya tiga kali tampil sebagai pemain cadangan di Rusia '18.
Berita Terkait
-
Main di Klub Kasta Kedua, Kapten Timnas Jepang U-23 Direkrut Tim Raksasa Belanda
-
Harapan Bali United usai Rekrut Eks Gelandang Timnas Jepang U-23
-
Bedah Taktik John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia: Bangun Serangan dari Belakang
-
Antar Prancis Juara Piala Dunia 2018, Samuel Umtiti Malah Alami Depresi, Kenapa?
-
Tanpa Klub, Takehiro Tomiyasu Tetap Diproyeksikan Tampil di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Luis Estrela Minta Timnas Futsal Putri Bangkit usai Tumbang dari Thailand
-
Del Piero Semprot Inter Milan: Tampil Biasa-biasa Saja, Pantas Disingkirkan Bodo/Glimt!
-
Alasan Dick Advocaat Mundur usai Bawa Curacao ke Piala Dunia 2026
-
FFI Umumkan 25 Pemain Sementara Timnas Futsal untuk Piala AFF Futsal 2026
-
Super League Dapat Dua Slot Kompetisi Asia, Persija-Persib Jadi Wakil Indonesia?
-
Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
-
Robert Lewandowski Bimbang Soal Masa Depan di Barcelona
-
Deretan Pemain Naturalisasi yang Terancam Degradasi Bareng Klubnya, Siapa Saja?
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!