Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi menginginkan Timnas Indonesia U-19 mampu menjuarai Piala AFF 2018. Hal itu dikatakan Menpora usai Timnas U-19 dipastikan lolos sebagai runner-up Grup A.
Harapan Menpora ini juga berdasarkan pada sejarah yang pernah diukir oleh Indra Sjafri di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, kala 2013 silam. Dengan memiliki historis itu, Imam optimis Garuda Muda kembali menjadi jagoan di Piala AFF.
"Saya berharap dan optimis mereka mampu meraih kemenangan, bahkan juara. Karena mereka di tahun 2013 lalu juga pernaih raih itu di sini (Sidoarjo)," kata Imam Nahrawi, usai menyaksikan Timnas Indonesia U-19 vs Thailand yang berakhir dengan skor 1-2, Senin (9/7/2018).
Sementara itu, Menpora mengatakan tak cuma harapannya saja Indonesia jadi juara, karena seluruh masyarakat Indonesia juga memiliki keinginan yang sama. Untuk itu, ia meminta kepada para pemain terus berjuang hingga partai final nanti.
"Kami mohon untuk para pemain agar tidak ragu. Mereka juga harus bekerja keras, yakni dengan latihan dan yang paling penting adalah meningkatkan stamina dan jam terbang harus ditingkatkan," ucapnya.
Selain itu, jika Timnas Indonesia U-19 berhasil meraih juara Piala AFF, pihaknya akan menyiapkan bonus khusus. Tapi bagi Menpora yang paling penting saat ini adalah terus memberikan dikungan kepada para pemain.
"Untuk bonus kita belum pikirkan, yang penting kita dukung mereka dulu. Dan terimakasih pada suporter selalu menemani Timnas," ucapnya. (Dimas Angga P)
Tag
Berita Terkait
-
Review The Debt Collector: Aksi Balas Dendam Penuh Darah di Kota Bangkok!
-
Persija Jakarta Uji Kekuatan 2 Tim Thailand, Bukan Lawan Sembarangan
-
Dugaan Pengaturan Skor di Piala AFF 2026, Satgas Antimafia Didesak Usut Tuntas
-
Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK
-
Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan
-
Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan
-
Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing
-
Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?
-
20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi
-
Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas
-
Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?